Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Sequis Bagikan Cara Mengelola Diabetes

by Teguh Imam Suyudi
15 November 2024 | 17:00
in Gaya Hidup
bahaya-diabetes-ancaman-komplikasi

Ilustrasi Penderita Diabetes

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Penyakit diabetes melitus dapat menjadi pintu bagi komplikasi serius jika tidak dikelola dengan baik, seperti penyakit jantung dan stroke. Namun, masih banyak yang menganggap diabetes sebagai penyakit yang umum terjadi sehingga banyak yang abai pada gejala awal dan ketika sudah terdiagnosis diabetes masih juga tidak rutin minum obat dan kontrol ke dokter. 

Head of Underwriting & New Business Document Imaging Management Sequis Life Fridolin Seto Pandu mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran individu dan kolektif dalam rangka mencegah, mengobati, dan mengelola kondisi diabetes. Hal ini karena jika tidak dikontrol, pasien akan menanggung sakit dan keluarganya pun akan menanggung kerugian ekonomi jangka panjang. Hal ini karena komplikasi penyakit dapat menyebabkan pasien tidak dapat beraktivitas dengan baik dan bisa kehilangan pekerjaan. 

Demi memitigasi kerugian ekonomi karena penyakit termasuk akibat diabetes maka masyarakat Indonesia perlu memperkuat finansial sejak usia produktif dan saat tubuh masih sehat. Salah satu cara membangun dan memperkuat finansial yang kuat adalah dengan memiliki asuransi kesehatan. Untuk itu, Sequis Life mendorong masyarakat melakukan mitigasi terhadap risiko kerugian finansial akibat diabetes dengan berasuransi sebab biaya pengobatan dan perawatan pasien dengan komplikasi akibat diabetes tidaklah sedikit. Penanganan medis yang lebih intens dapat berdampak pada kondisi finansial. 

Faktor ekonomi seringkali menjadi alasan terhambatnya proses pengobatan dan pengelolaan diabetes. Terutama bila diabetes sudah berkembang menjadi penyakit kronis.  Sedangkan jika sudah memiliki asuransi kesehatan maka pasien bisa mendapatkan perawatan kesehatan yang memadai, dapat fokus menjalankan pengobatan tanpa khawatir soal biaya pengobatan, dan finansial tetap terjaga.

Klaim kesehatan terkait diabetes yang telah dibayarkan Sequis Life hingga Oktober 2024 (year to date) sebesar lebih dari Rp4.2 miliar untuk 425 kasus.

READ  Sequis Center Bali Resmi Perkuat Layanan

Salah satu asuransi kesehatan yang diusung Sequis Life agar masyarakat dapat mengatasi hambatan biaya pengobatan sekaligus menjaga kondisi finansial dengan menghadirkan Asuransi Sequis Q Infinite MedCare Shield Rider (IMC Shield) dengan limit pertanggungan kesehatan mencapai Rp12 miliar per tahun polis. 

Selama pengobatan, pasien bisa merasa nyaman dan eksklusif karena IMC Shield menyediakan manfaat 1 (satu) tempat tidur terendah untuk rawat inap. Ada penggantian biaya rawat jalan setelah rawat inap termasuk biaya konsultasi gizi. Manfaat ini tentu diperlukan oleh pasien diabetes. Jika terdapat gangguan penyakit kritis atau tiba-tiba mengalami kondisi serius yang memerlukan pertolongan pertama maka IMC Shield bisa diandalkan  karena tersedia manfaat penggantian IGD untuk kondisi darurat yang tidak memerlukan rawat inap. Terdapat juga manfaat unit perawatan intensif (ICU) untuk penyakit jantung, seperti penyakit jantung koroner dan manfaat perawatan di unit perawatan intensif medis (MICU). 

Peringatan Hari Diabetes Sedunia pada 14 November 2024 ini menjadi pengingat bahwa diabetes melitus telah menjadi salah satu masalah kesehatan global yang paling cepat berkembang pada abad ke-21.  Diperkirakan 537 juta orang dewasa (20-79 tahun) di seluruh dunia hidup dengan diabetes. Hal ini dinyatakan oleh International Diabetes Federation (IDF) dalam Atlas edisi ke-10 tahun 2021. Jumlah ini diproyeksi dapat bertambah menjadi 643 juta orang dewasa pada tahun 2030 dan bisa bertambah lagi menjadi 783 juta pada tahun 2045. Jumlah penderita diabetes dapat terus bertambah karena masih banyak yang tidak terdeteksi. 

Penyebab risiko diabetes selain disebabkan oleh faktor genetik, pencetus lainnya adalah gaya hidup tidak sehat. Diantaranya, pola makan yang buruk dengan kandungan tinggi karbohidrat, sering mengonsumsi makanan cepat saji, kebanyakan asupan gula, berat badan berlebihan dan kurang bergerak, serta sering terpapar asap rokok. Menjadi persoalan karena meskipun sudah mengetahui gaya hidup yang buruk dapat membahayakan kesehatan, tetapi pola perilaku harian masyarakat cenderung tidak berubah.

READ  Baznas Dukung Program Kesehatan melalui Optimalisasi Dana Zakat

“Beralihlah ke gaya hidup sehat demi menjaga fungsi organ tubuh. Misalnya saja, pada organ pankreas. Jika pankreas tidak bisa menghasilkan insulin yang cukup untuk mengendalikan kadar gula darah maka dapat menyebabkan risiko sakit diabetes. Jika sudah terkena diabetes, cepat atau lambat, fungsi tubuh bisa mengalami penurunan dan kemampuan beraktivitas juga akan terganggu. Diabetes tidak dapat disembuhkan. Namun demikian, pasien masih memiliki harapan hidup selama kadar gula masih terkendali,” tambah dr. Fridolin Seto.

Mengendalikan kadar gula bagi pasien diabetes dapat dilakukan dengan menjalankan pengobatan dengan rutin kontrol ke dokter sesuai jadwal dan konsumsi obat sesuai dosis serta terapkan gaya hidup sehat. Ketiga hal tersebut perlu dijalankan untuk mencegah komplikasi penyakit. 

Gaya hidup sehat berkaitan dengan porsi dan pola makan, yakni makanan harus sehat dengan kadar gula, garam, dan lemak yang rendah. Gaya hidup sehat juga berkaitan dengan olahraga rutin setiap hari. Pasien diabetes dapat melakukan olahraga kardio ringan,seperti jalan kaki, sepeda statis, atau berenang. Jenis olahraga low impact ini dapat membantu meningkatkan kesehatan kardiovaskular, mengelola berat badan, dan meningkatkan sensitivitas insulin sehingga tubuh pasien dapat mengatur kadar gula darah lebih baik.

Selain pasien yang harus mengubah pola perilaku demi menjaga kualitas hidupnya, peran keluarga dan kerabat sangat penting untuk ikut memantau kondisi dan merawat pasien. 

Keluarga juga perlu meningkatkan pengetahuan yang benar mengenai bahaya penyakit diabetes. Apalagi, jika kesehatan pasien semakin menurun maka keluarga akan menjadi caregiver.  Jangan lupa, selagi masih sehat atau sebelum terkena risiko diabetes melitus maka segera lengkapi anggota keluarga dengan asuransi kesehatan sebagai antisipasi mengurangi risiko penangguhan (postponed) dan penolakan (declined) pengajuan asuransi. Dengan demikian, finansial keluarga terlindungi sejak awal.

READ  Osteoporosis Bisa Ganggu Aktivitas, Orang Muda Didorong Hidup Sehat dan Berasuransi
Tags: DiabetesSequis LifeSequis Q Infinite MedCare Shield Rider
Previous Post

Lokasi Nobar Gratis Timnas Indonesia vs Jepang di Jakarta dan Tangerang

Next Post

Sinyal Dukungan? Pramono-Rano Bertemu Anies Baswedan

Next Post
Sinyal Dukungan? Pramono-Rano Bertemu Anies Baswedan

Sinyal Dukungan? Pramono-Rano Bertemu Anies Baswedan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

zunub saat puasa

Mandi Junub Setelah Imsak, Bagaimana Hukum Puasanya?

7 Maret 2025 | 10:51
billfazz-kinerja-2025

Billfazz Tutup 2025 dengan Pencapaian Strategis dan Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

18 Desember 2025 | 19:00
netflix-gugat-bytedance-seedance-ai-hak-cipta

Netflix Seret TikTok ke Ranah Hukum, Tuduh AI “Mesin Bajak Laut”!

19 Februari 2026 | 20:00
Awal Ramadhan 2026

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 2026 Jatuh Pada Rabu Legi, 18 Februari 2026 Masehi

27 September 2025 | 09:00
Akun Instagram Kejagung Diretas, Muncul Promosi Judi Kasino

Gaji & Tunjangan Jaksa Bakal Dievaluasi, Komjak: Demi Integritas!

27 Januari 2026 | 19:00
pilot-pesawat-carter-jatuh-nunukan-meninggal

Pilot Pesawat Carter Jatuh di Nunukan Dinyatakan Meninggal

19 Februari 2026 | 19:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved