Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Ratusan Orang Tewas Terjebak di Dalam Tambang Afrika

by Miroji
15 Januari 2025 | 15:42
in Internasional
esdm-klaim-tambang-nikel-pulau-gag-tak-bermasalah

Ilustrasi Tambang (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Pemerintah Afrika Selatan meluncurkan operasi penyelamatan di tambang emas yang ditinggalkan di Provinsi North West. Menurut kelompok penambang, setidaknya 109 orang dinayatakan tewas di dalam tambang tersebut, dilansir dari CNN, Rabu (15/1/2025).

Polisi Afrika Selatan menyatakan, 51 jenazah dan 106 korban selamat telah dievakuasi dari tambang Stilfontein. Sementara itu, banyak penambang lainnya masih diduga terjebak di dalam tambang.

Meshack Mbangula, ketua Mining Affected Communities United in Action (MACUA), memperkirakan sekitar 500 orang terjebak di tambang tersebut. Para penambang diduga meninggal akibat kelaparan dan dehidrasi, dengan kondisi di tambang yang memiliki kedalaman beberapa kilometer terus memburuk.

Video dari tambang menunjukkan jenazah dibungkus plastik serta pria kurus kering dengan tulang yang menonjol. Dalam video tersebut, seorang pria memohon untuk diselamatkan dan mempertanyakan berapa lama mereka harus bertahan dalam situasi itu.

Surat dari para penambang juga meminta bantuan atau makanan karena banyak orang telah meninggal. Mereka juga menuliskan bahwa mereka membutuhkan plastik untuk membungkus jenazah karena bau menyengat.

Polisi menghentikan pasokan makanan dan air ke tambang sejak November dalam upaya memaksa para penambang ilegal keluar. Langkah ini menuai kritik dari kelompok masyarakat dan Federasi Serikat Pekerja Afrika Selatan (SAFTU).

SAFTU menyebut tindakan tersebut berlebihan dan berpotensi memicu tragedi. Pengadilan Afrika Selatan kemudian memerintahkan polisi untuk menghentikan pengepungan tambang, menyediakan makanan, dan mengizinkan tim penyelamat masuk.

Komisi Hak Asasi Manusia Afrika Selatan (SAHRC) juga menyelidiki tindakan polisi yang menghentikan pasokan penting ke tambang. Pada Minggu, pemerintah mulai merencanakan operasi penyelamatan di tambang tersebut.

Pemerintah menyatakan bahwa keputusan ini diambil secara independen dan bukan atas mandat pengadilan. Polisi menyatakan bahwa para penambang yang muncul ke permukaan akan ditangkap.

READ  Senat AS Tolak Tarif Global Trump, Tanda Perlawanan Bipartisan

Pperasi penyelamatan dilakukan di tengah tekanan publik, dengan fokus menyelamatkan korban yang masih berada di dalam tambang. Pemerintah kini menghadapi tantangan besar untuk mengatasi krisis ini, sekaligus menekan dampak dari aktivitas tambang ilegal di negara tersebut.

Tags: Afrika Selatanpertambangan
Previous Post

Kemenag Cilegon Kawal Hak Guru Honor Belum Dibayar

Next Post

Donald Trump Rilis Rencana Acara Pelantikannya

Next Post
Donald Trump Rilis Rencana Acara Pelantikannya

Donald Trump Rilis Rencana Acara Pelantikannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Diklat Dakwah Albaqo-IKAMAH 2026 Resmi Digelar, Libatkan 150 Peserta

Diklat Dakwah Albaqo-IKAMAH 2026 Resmi Digelar, Libatkan 150 Peserta

26 Februari 2026 | 13:25
Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
daur-ulang-plastik-sosoft

Buang Kemasan Deterjen Bisa Dapat Poin! Gerakan #AlamiSoSoftUntukBumi Ajak Warga Daur Ulang Plastik

24 Februari 2026 | 18:00
Silsilah Nabi Ibrahim AS

Silsilah Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:48
Menurut Perry kembali, DIGDAYA x Hackathon 2026 diikuti oleh 1.300 peserta yang berasal dari mahasiswa dari berbagai universitas, pesantren, komunitas digital dan inovasi, dan pelaku usaha jasa keuangan.

OJK dan BI Buka Registrasi Kompetisi Hackathon 2026 Bagi Professional dan Mahasiswa, Batas Akhir 27 Maret 2026

24 Februari 2026 | 11:20
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved