Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Menteri KKP Persilakan Nelayan Manfaatkan Bambu Pagar Laut

by Miroji
23 Januari 2025 | 11:38
in Nasional
Menteri KKP Persilakan Nelayan Manfaatkan Bambu Pagar Laut

sumbe foto: rri

Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Bambu hasil pembongkaran pagar laut di Pesisir Pantai Utara Kabupaten Tangeran bakal dijadikan barang bukti (BB). Namun, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono juga mempersilakan nelayan  memanfaatkannya untuk penangkaran kerang hijau.

“Batang bambu bekas pagar laut yang berhasil dibongkar bakal digunakan menjadi BB. Jika nantinya diketahui secara pasti siapa yang memasang pagar bambu tersebut, bisa dilanjutkan proses penyidikannya,” ujarnya, Rabu (22/1/2025).

Sakti menyebut pemanfaatan pagar bambu ini bisa dilakukan setelah seluruh rangkaian tahapan penyelidikan terhadap barang bukti selesai dilakukan. Nantinya, bambu ini bisa dijadikan alat pembudidayaan kerang bagi para nelayan.

“Tidak usah khawatir, nanti kita akan selesaikan semua (tahapan penyelidikan dan pembongkaran pagar bambu, red). Kami juga telah memanggil beberapa pihak dan meminta bantuan polisi,” ucapnya.

Terpisah, Kosim, seorang nelayan dari Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, mengungkapkan rasa senangnya dapat ikut serta dalam pembongkaran pagar laut. Selain jalur untuk mencari ikan menjadi lebih bersih, dirinya juga dapat membawa pulang bambu tersebut.

“Kalau beli satu batangnya Rp10 ribu, lumayan. Saya sudah dua kali mengangkut bambu dari lokasi pagar laut ke dermaga, dengan membawa sekitar 20 batang bambu setiap kali perjalanan,” kata dia.

Kosim menyebut bambu tersebut akan digunakan untuk berbagai keperluan, seperti membuat bagan untuk habitat kerang hijau dan pagar rumah. “Di tempat saya, lebih dari 100 nelayan ikut dalam kegiatan pembongkaran pagar laut ini,” ujarnya.

Kosim juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak perlu bersaing dengan nelayan lain untuk mendapatkan bambu, dikarenakan area pagar laut yang sangat luas. “Sepertinya tidak bisa selesai hari ini, ditambah cuaca juga mendung,” ucapnya.

READ  Tahun 2024, BIG Temukan Pulau Baru di Indonesia
Tags: NelayanPagar LautTNI AL
Previous Post

Pemerintah akan Gelar Retret Kepala Daerah Terpilih Pilkada

Next Post

Asus Indonesia Tingkatkan Produksi PC Buatan Lokal Sepanjang Tahun 2025

Next Post
Asus Indonesia

Asus Indonesia Tingkatkan Produksi PC Buatan Lokal Sepanjang Tahun 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
Menurut Perry kembali, DIGDAYA x Hackathon 2026 diikuti oleh 1.300 peserta yang berasal dari mahasiswa dari berbagai universitas, pesantren, komunitas digital dan inovasi, dan pelaku usaha jasa keuangan.

OJK dan BI Buka Registrasi Kompetisi Hackathon 2026 Bagi Professional dan Mahasiswa, Batas Akhir 27 Maret 2026

24 Februari 2026 | 11:20
restrukturisasi-keuangan-kimia-farma-apotek

Kimia Farma Apotek Merestrukturisasi Keuangan untuk Perkuat Layanan Kesehatan Nasional

18 Desember 2025 | 18:00
BAZNAS

Heboh Isu Zakat untuk MBG, Baznas RI Bongkar Fakta Sebenarnya!

25 Februari 2026 | 10:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Kemnaker Luncurkan “Lapor Menaker” untuk Perkuat Transparansi Pengaduan Ketenagakerjaan

Menaker Pastikan THR Ojol Segera Diumumkan Usai Koordinasi Lintas Kementerian

25 Februari 2026 | 13:08
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved