Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Apa Reaksi Dunia Atas Respons Hamas Terhadap Rencana Perdamaian Gaza?

by Teguh Imam Suyudi
4 Oktober 2025 | 21:00
in News
trump-usulkan-gaza-jadi-zona-kebebasan-di-bawah-as

Jalur Gaza (Gambar: Dok. Wikipedia)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Gelombang reaksi penuh harap mengalir dari berbagai penjuru dunia menyusul respons resmi Hamas yang menyatakan kesediaannya untuk menerima sebagian dari rencana perdamaian 20 poin yang diusulkan Presiden AS, Donald Trump. Langkah ini dianggap sebagai titik terang potensial untuk mengakhiri perang genosida yang telah berlangsung selama dua tahun di Gaza.

Pada Jumat malam, kelompok Palestina itu menyatakan siap melepaskan semua sandera yang tersisa dan menyerahkan kekuasaan kepada faksi Palestina lainnya, meski elemen lain dalam proposal masih membutuhkan negosiasi lebih lanjut. Respons ini langsung memicu gelombang reaksi internasional.

Dukungan dari Para Mediator Kunci

Qatar, yang menjadi mediator sentral, menyambut baik pengumuman Hamas dan kesiapannya melepas sandera. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, lewat X, juga mendukung pernyataan Trump yang menyerukan gencatan senjata segera.

Mesir, yang juga berperan penting, berharap ini menjadi perkembangan positif dan berjanji akan bekerja sama dengan negara Arab, AS, dan Eropa untuk mencapai gencatan senjata permanen.

Dukungan Global dan Peringatan Kehati-hatian

Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan, menyambut positif reaksi Hamas dan menyebut kesediaannya untuk berdamai telah membuka “jendela peluang bagi perdamaian abadi”. Otoritas Palestina di Tepi Barat yang dipimpin Mahmoud Abbas juga menyambut baik, dengan menekankan pentingnya komitmen segera untuk gencatan senjata total dan pengiriman bantuan kemanusiaan.

Pakistan menyebut langkah ini sebagai “langkah yang disambut baik”, sementara India memuji “kepemimpinan” Trump. Majelis Umum PBB mendesak semua pihak untuk “memanfaatkan peluang” ini.

Namun, beberapa negara memberikan nada kehati-hatian. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengakui bahwa rencana AS “tidak sempurna”, namun prioritas utama adalah menyelamatkan nyawa rakyat Palestina. Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Luis Albares, mengingatkan bahwa “masih banyak kendala” dan menekankan perlanya Hamas dilucuti senjatanya.

READ  Anwar Ibrahim Apresiasi Peran Prabowo & ASEAN dalam Perdamaian Thailand-Kamboja

Dukungan Blok Barat

Blok Barat secara umum menyambut baik perkembangan ini. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa pembebasan sandera dan gencatan senjata “sudah dalam jangkauan”. Kanselir Jerman Friedrich Merz menyebutnya sebagai “kesempatan terbaik untuk perdamaian”, sementara Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menilai ini sebagai “langkah signifikan”. Kanada juga menyambut komitmen Hamas dan siap mendukung pengiriman bantuan kemanusiaan.

Dengan respons Hamas ini, dunia seolah menarik napas lega. Meskipun masih ada titik-titik alot yang harus dinegosiasikan, seperti pelucutan senjata Hamas, momentum menuju penghentian perang yang telah menewaskan puluhan ribu jiwa ini kini terasa lebih nyata daripada sebelumnya.

Sumber: Al Jazeera

Tags: GazaGencatan senjataHamasIsraelPalestinaPerdamaianRencana Trump
Previous Post

ZKDigimax Gebrak Eropa! Ritel Masa Datang Hadir di Paris

Next Post

HUT ke-80 TNI: Presiden Prabowo Tekankan Kepemimpinan Teladan dan Semangat Meritokrasi

Next Post
presiden-prabowo-pimpin-upacara-hut-ke-80-tni

HUT ke-80 TNI: Presiden Prabowo Tekankan Kepemimpinan Teladan dan Semangat Meritokrasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

aion-ut-sertifikasi-internasional

AION UT Raih Dua Sertifikasi Internasional, Bikin Pengisian Daya Makin Andal!

8 April 2026 | 22:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
ocean-buddy-dana-konservasi-laut-hiu-paus

Main Game di Aplikasi DANA, Bisa Bantu Selamatkan Hiu Paus!

12 Oktober 2025 | 21:00
“Road to YKABF 2026” menjadi aktivasi publik awal yang memperkenalkan semangat eksperimentasi dan aksesibilitas, kepada audiens yang lebih luas, khususnya mahasiswa, akademisi, dan kreator muda. YKABF mendorong artbook dan zine sebagai medium alternatif dalam produksi pengetahuan—yang bersifat personal, berbasis proses, dan lekat dengan eksplorasi material. Melalui rangkaian program kurasi—mulai dari showcase, diskusi, hingga eksplorasi langsung—acara ini membuka ruang dialog antara praktik artistik dan wacana akademik dalam konteks penerbitan independen.

Yogyakarta Art Book Fair Luncurkan Road to YKABF 2026

12 April 2026 | 15:21
Kesembilan produk makanan olahan mengandung unsur babi tersebut teridentifikasi setelah dilakukan pembuktian melalui uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan BPJPH. Dari kesembilan produk tersebut, tujuh produk bersertifikat halal. Di sini, BPJPH memberikan sanksi berupa penarikan produk dari peredaran. Penarikan ini sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.

Marshmallow Mengandung Babi Masih Beredar di Minimarket

23 April 2025 | 11:52
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved