Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Perairan Pulau Buru Jadi Kawasan Konservasi Baru

by Teguh Imam Suyudi
26 November 2025 | 17:00
in Humaniora
perairan-buru-konservasi

Kawasan Konservasi Perairan Buru (Dok. WWF Indonesia)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Kabar membanggakan hadir dari timur Indonesia. Melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia No. 69 Tahun 2025, Pemerintah Indonesia resmi menetapkan Kawasan Konservasi Perairan Pulau Buru seluas 57.594,12 hektare. Penetapan ini menjadi momen bersejarah, terutama karena Pulau Buru dikenal sebagai salah satu lokasi peneluran penyu belimbing (Dermochelys coriacea) terbesar di Indonesia.

Dengan garis pantai yang menghadap langsung ke Samudra Pasifik, wilayah Kecamatan Fena Leisela di Pulau Buru telah lama menjadi titik krusial bagi siklus hidup penyu belimbing. Bahkan, data satelit menunjukkan bahwa penyu-penyu ini bermigrasi hingga ke pantai barat Amerika Serikat dan Madagaskar. Tak heran, perlindungan di Buru memiliki dampak konservasi berskala global.

Kawasan yang kini ditetapkan sebagai Taman di Perairan Buru ini dibagi menjadi dua zona:

  • Zona inti seluas 608,91 hektare
  • Zona pemanfaatan terbatas seluas 56.985,21 hektare

Pengelolaannya berada di bawah Pemerintah Provinsi Maluku sebagai model konservasi berbasis masyarakat. Menjadi kawasan konservasi berarti bukan hanya menjaga ekosistem—seperti terumbu karang dan habitat penyu—melainkan juga mendorong ekonomi biru yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat pesisir.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, Dr. Ir. Erawan Asikin, M.Si, dalam siaran pers, 14/11/2025, menyampaikan bahwa penetapan ini merupakan fondasi pembangunan berkelanjutan bagi perikanan dan konservasi laut Maluku. Selain menjaga habitat penting, kawasan ini mendukung program Penangkapan Ikan Terukur di WPP 715 melalui mekanisme spill over yang memperkuat stok ikan.

WWF-Indonesia yang sejak 2017 mendampingi proses ini menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kapasitas daerah. Dukungan WWF juga memperkuat keberadaan Pokmaswas Sugiraja Watulu, yang terbukti berhasil menurunkan pencurian sarang penyu dari 94% menjadi 0% pada tahun 2024.

READ  Kisah Nabi Hud AS dan Kaumnya

Penetapan kawasan konservasi ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi, data ilmiah, dan komitmen multipihak dapat melahirkan perubahan bermakna. Langkah ini sekaligus mendukung visi nasional MPA & OECM 30×45, yakni melindungi 30% wilayah perairan Indonesia pada tahun 2045.

Dengan langkah strategis ini, Pulau Buru tidak hanya menjaga masa depan penyu belimbing—tetapi juga memberi inspirasi bagi seluruh Indonesia dalam membangun masa depan laut yang berkelanjutan.

Tags: Ekonomi BiruKawasan KonservasiKonservasi LautMalukuPenyu BelimbingPulau BuruWWF Indonesia
Previous Post

Kemkomdigi dan Cloudflare Bahas Kepatuhan PSE Asing, Siapkan Kanal Pelaporan Konten Negatif

Next Post

KH Yahya Cholil Staquf Resmi Diputuskan Tidak Lagi Jadi Ketum PBNU Mulai 26 November 2025

Next Post
Penolakan Gus Yahya terhadap pemecatan tersebut memicu gelombang balasan. Ia memberhentikan sejumlah pengurus dan merotasi Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dari posisi sekretaris jenderal menjadi ketua PBNU dalam rapat Tanfidziyah di Gedung PBNU, Jumat, 28 November 2025

KH Yahya Cholil Staquf Resmi Diputuskan Tidak Lagi Jadi Ketum PBNU Mulai 26 November 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Ratusan Petani Prancis Turun ke Paris Tolak Perjanjian Dagang UE–Mercosur

Ratusan Petani Prancis Turun ke Paris Tolak Perjanjian Dagang UE–Mercosur

14 Januari 2026 | 13:20
Logo X

Twitter Berubah Jadi X di App Store

2 Agustus 2023 | 08:00
Akun Instagram Kejagung Diretas, Muncul Promosi Judi Kasino

Gaji & Tunjangan Jaksa Bakal Dievaluasi, Komjak: Demi Integritas!

27 Januari 2026 | 19:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Perayaan Tradisi Imlek: Memahami Awal Mula dan Maknanya di Negeri China

Perayaan Tradisi Imlek: Memahami Awal Mula dan Maknanya di Negeri China

9 Februari 2024 | 10:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved