Jakarta, CoreNews.id – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera membuat akses cepat terhadap informasi darurat menjadi kebutuhan mendesak. Setiap menit dinilai krusial saat proses evakuasi dan bantuan medis harus segera dilakukan. Karena itu, daftar nomor darurat menjadi informasi penting bagi masyarakat terdampak. Nomor tersebut menghubungkan warga dengan BPBD, pemadam kebakaran, tim SAR, hingga layanan kesehatan.
Selain layanan nasional seperti 112, 110, dan 119, pemerintah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menyediakan pusat komando dan kontak khusus penanganan banjir. Informasi ini juga membantu relawan yang datang dari luar daerah mempercepat koordinasi bantuan.
Mulai dari BPBD, Damkar, hingga PMI daerah, seluruh layanan ini dapat dihubungi untuk evakuasi, distribusi logistik, penyelamatan warga, hingga penanganan kebakaran akibat korsleting saat banjir. Masyarakat dihimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta menyimpan nomor darurat untuk mengantisipasi situasi berbahaya.











