Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

CarbonEthics Gandeng Lima Desa di Pulang Pisau, Dorong Restorasi Gambut Berbasis Masyarakat

by Teguh Imam Suyudi
7 Januari 2026 | 19:00
in Humaniora
CarbonEthics Gandeng Lima Desa di Pulang Pisau, Dorong Restorasi Gambut Berbasis Masyarakat

Ilustrasi Hutan Gambut di Kalimantan dibuat ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Upaya pemulihan lingkungan hidup di Kalimantan Tengah terus diperkuat melalui kolaborasi multipihak. CarbonEthics, perusahaan restorasi ekosistem di Indonesia, resmi menandatangani perjanjian kerja sama jangka panjang dengan lima desa di Kabupaten Pulang Pisau untuk merestorasi lebih dari 21.000 hektar hutan gambut.

Kerja sama ini dijalankan melalui proyek Pulang Pisau PRESERVE, yang melibatkan Desa Henda, Pilang, Simpur, Tumbang Nusa, dan Tanjung Sangalang. Proyek ini menempatkan masyarakat lokal sebagai mitra setara, bukan sekadar penerima manfaat, dalam menjaga dan memulihkan ekosistem gambut yang memiliki peran penting bagi iklim dan keanekaragaman hayati.

Masyarakat Berdaya, Hutan Terjaga

Co-Founder & Chief Executive Officer CarbonEthics, Bimo Soewadji, menegaskan bahwa keberhasilan restorasi tidak dapat dipisahkan dari peran masyarakat.

“Kami percaya, ketika masyarakat berdaya, hutan akan terjaga dengan sendirinya. Perjanjian ini menjadi kerangka tanggung jawab bersama, transparansi, serta manfaat jangka panjang yang adil bagi masyarakat,” ujarnya, dalam siaran pers, 6/1/2026.

Melalui proyek ini, CarbonEthics bersama perwakilan lima desa menyusun rencana pemberdayaan jangka pendek, menengah, dan panjang. Program tersebut mencakup pengembangan kapasitas petani, penguatan kelompok perempuan, pelatihan organisasi desa, pendidikan melalui pelatihan dan beasiswa, hingga pengembangan potensi ekowisata berbasis desa.

Pengelolaan Hutan Lestari dan Inklusif

Kolaborasi ini mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Kepala Balai Perhutanan Sosial Banjarbaru, Eko Nopriadi, berharap kemitraan ini dijalankan dengan prinsip pengelolaan hutan lestari.

“Dengan niat baik bersama dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan, kolaborasi ini diharapkan menghasilkan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” tuturnya.

Penandatanganan perjanjian dihadiri sekitar 40 peserta dari Kelompok Perhutanan Sosial, Kesatuan Pengelolaan Hutan, Balai Perhutanan Sosial Banjarbaru, Kelompok Kerja Sistem Hutan Kerakyatan, serta CarbonEthics. Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama untuk memulihkan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulang Pisau.

READ  Profil Siti Hajar, Istri Nabi Ibrahim AS

Tekan Kebakaran Hutan, Lindungi Keanekaragaman Hayati

Dalam satu dekade terakhir, Pulang Pisau menghadapi tantangan serius berupa kebakaran hutan, dengan tingkat kebakaran mencapai sekitar 7 persen per tahun. Untuk menjawab tantangan tersebut, proyek Pulang Pisau PRESERVE mengusung tiga pendekatan utama restorasi gambut, yakni:

  • Rewetting (pembasahan kembali gambut),
  • Revegetation (penanaman kembali),
  • Revitalization (pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat).

Selain menekan risiko kebakaran, proyek ini juga berkontribusi melindungi biodiversitas yang masuk dalam daftar spesies terancam punah menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN), seperti orangutan, kucing merah, owa kalawat, dan monyet ekor panjang.

Perkuat Ketahanan Iklim Pulang Pisau

Sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip keterbukaan dan penghormatan hak masyarakat adat dan lokal, CarbonEthics telah melaksanakan proses Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) melalui sosialisasi dan diskusi terbuka dengan warga desa.

Perwakilan Lembaga Pengelola Hutan Desa Pilang, Rusli, menyampaikan harapannya agar kemitraan ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang.

“Dengan pola kerja sama ini, kami berharap terwujud hutan yang lestari dan masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.

Kemitraan jangka panjang ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan iklim Pulang Pisau melalui pendekatan restorasi berbasis sains dan pemberdayaan masyarakat yang inklusif, sekaligus mendorong pemulihan alam dan konservasi biodiversitas secara berkelanjutan.

Tags: Carbon EthicsPulang PisauRestorasi Gambut
Previous Post

Jakarta Juara! Kota Paling Banyak Dipesan untuk Liburan & Bisnis di Indonesia 2025

Next Post

Harta Para Sultan Asia Tenggara Meledak! 5 Orang Ini Kuasai Kekayaan Fantastis Lebih dari Rp2.100 Triliun

Next Post
5-orang-terkaya-asia-tenggara-kuasai-us135-miliar

Harta Para Sultan Asia Tenggara Meledak! 5 Orang Ini Kuasai Kekayaan Fantastis Lebih dari Rp2.100 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00
Acara Puncak TOP Digital Awards 2025 Digelar Hari Ini: Inovasi Cerdas Menyongsong Transformasi Digital

Acara Puncak TOP Digital Awards 2025 Digelar Hari Ini: Inovasi Cerdas Menyongsong Transformasi Digital

4 Desember 2025 | 06:00

POPULER

kuhp-kuhap-baru-berlaku-2-januari-2026

Resmi Berlaku! KUHP dan KUHAP Baru Efektif Mulai 2 Januari 2026, Ini Pasal-Pasal yang Paling Disorot

1 Januari 2026 | 10:00
Ilustrasi Bandara dibuat ChatGPT

Kertajati Hanya Bebani Jabar Rp 100 Miliar per Tahun, KDM Minta Ditutup

8 Januari 2026 | 10:36
Tantangan Keamanan Siber Bagi Perusahaan Indonesia di 2026

Apa Saja Tantangan Keamanan Siber di 2026?

8 Januari 2026 | 18:00
Menurut Yulianto, penghentian sementara keenam saham tersebut sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham-saham tersebut. Suspensi dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Bursa dicatat mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.

BEI Resmi Menghentikan Sementara Perdagangan 6 Saham Karena Harga Meroket

8 Januari 2026 | 14:59
jakarta-kota-paling-banyak-dipesan-2025-prism-travel-report

Jakarta Juara! Kota Paling Banyak Dipesan untuk Liburan & Bisnis di Indonesia 2025

7 Januari 2026 | 18:00
CarbonEthics Gandeng Lima Desa di Pulang Pisau, Dorong Restorasi Gambut Berbasis Masyarakat

CarbonEthics Gandeng Lima Desa di Pulang Pisau, Dorong Restorasi Gambut Berbasis Masyarakat

7 Januari 2026 | 19:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved