Jakarta, CoreNews.id — Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara saham PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD), PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI), PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), dan PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS). Penghentian tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 8 Januari 2026 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut.
Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono dalam keterangan resmi di Jakarta, (7/1/2026). Menurut Yulianto, penghentian sementara keenam saham tersebut sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham-saham tersebut. Suspensi dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Bursa dicatat mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.
Adapun peningkatan harga yang dicatat adalah sebagai berikut. Dalam sebulan terakhir saham ARKO naik 108,74%, saham SIPD naik 63,19%, saham GRPM naik 96,77%, saham BIPI naik 100%. Saham FIRE naik 165,98% dan saham BBSS naik 80,69%.*













