Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Kemenhaj Kunci Data Kesehatan Jemaah

by Teguh Imam Suyudi
13 Januari 2026 | 22:00
in Humaniora
kemenhaj-kunci-data-kesehatan-jemaah

Ilustrasi ibadah Haji (Foto: Kemenag)

Bagikan sekarang:

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menghapus fitur edit pada aplikasi input data kesehatan jemaah haji yang selama ini digunakan petugas daerah. Kebijakan ini diambil untuk mencegah manipulasi data kesehatan calon jemaah, terutama mereka yang sebenarnya tidak memenuhi syarat kesehatan atau istitha’ah.

Kepala Pusat Kesehatan Haji (Kapuskes Haji) Kemenhaj, Liliek Marhaendro Susilo, menjelaskan bahwa perubahan sistem ini merupakan bagian dari perombakan besar dalam proses pemeriksaan kesehatan jemaah haji untuk musim haji 1447 H/2026 M.

“Tahun ini kita tidak memberikan fasilitas untuk bisa melakukan edit. Kalau sebelumnya petugas kesehatan meng-input sendiri dan bisa meng-edit sendiri, sekarang tidak lagi,” ujar Liliek kepada awak media usai memberikan paparan dalam Diklat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Selasa malam.

Menurut Liliek, kebijakan tersebut diambil setelah evaluasi penyelenggaraan haji tahun lalu menunjukkan banyak jemaah dengan risiko kesehatan tinggi tetap diberangkatkan. Kondisi itu disebut berkontribusi terhadap tingginya angka kesakitan dan kematian jemaah di Tanah Suci.

Verifikasi Berlapis

Dalam sistem baru ini, jika petugas puskesmas ingin mengubah data kesehatan jemaah yang sudah di-input, mereka harus mengajukan laporan secara berjenjang.

Pertama, laporan diajukan ke dinas kesehatan kabupaten/kota. Jika disetujui, proses berlanjut ke dinas kesehatan provinsi. Tahap akhir, perubahan data harus mendapat persetujuan dari Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj.

“Verifikasi berlapis ini untuk memastikan bahwa perubahan data memang karena kesalahan teknis, bukan untuk meloloskan jemaah yang sebenarnya tidak layak berangkat,” kata Liliek.

Terintegrasi dengan BPJS Kesehatan

Selain mengunci akses edit, Kemenhaj juga mengintegrasikan sistem pemeriksaan haji dengan data BPJS Kesehatan (JKN). Melalui integrasi ini, riwayat kunjungan medis jemaah dalam tiga bulan terakhir dapat dilacak secara otomatis.

READ  Menyingkap Misteri Bawah Laut Sulawesi: Ekspedisi Kolaboratif OceanX-BRIN

“Kalau jemaah rutin mengakses fasilitas kesehatan, pasti ada catatannya. Kami bisa melihat apakah penyakitnya stabil atau tidak. Dengan cara ini, kita tidak ‘kecolongan’ lagi,” ujar Liliek.

Ia berharap, sistem ini memastikan hanya jemaah dengan kondisi kesehatan yang benar-benar layak yang diberangkatkan.

Pemeriksaan Mental dan Kognitif

Tak hanya kesehatan fisik, pemeriksaan tahun ini juga mencakup penilaian kesehatan mental dan fungsi kognitif, termasuk untuk mendeteksi gejala demensia.

Penilaian dilakukan melalui aplikasi dengan metode pertanyaan proses, seperti menanyakan nama Presiden atau orientasi waktu. Sistem akan menilai kelayakan secara otomatis tanpa intervensi petugas.

Langkah ini diambil mengingat pada musim haji sebelumnya, sekitar 80 persen jemaah diketahui memiliki komorbid, namun tetap lolos seleksi di daerah.

Kemenhaj berharap, pengetatan sistem ini mampu menurunkan angka kesakitan dan kematian jemaah haji Indonesia secara signifikan pada musim haji mendatang.

Tags: haji 2026KemenhajKesehatan Jemaah
Previous Post

5 Film Horor Indonesia Terbaru Januari 2026

Next Post

Produk Susu Bayi Nestle Ditarik di Hongkong, Malaysia dan Eropa

Next Post
Toksin cereulide dalam susu bayi merupakan ancaman serius karena sifatnya yang sangat tangguh. Toksin tersebut memiliki ketahanan panas yang sangat tinggi. Suhu air hangat yang biasa digunakan untuk menyeduh susu formula, tidak akan mampu melenyapkan racun tersebut. Jika dikonsumsi oleh bayi atau balita yang sistem imunnya belum sempurna, dampak yang timbul bisa berupa muntah akut, diare, hingga kerusakan pada organ vital seperti hati dalam kasus yang lebih berat

Produk Susu Bayi Nestle Ditarik di Hongkong, Malaysia dan Eropa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

total-hadiah-esports-world-cup-2026-capai-75-juta-usd

Gila! Total Hadiah EWC 2026 Capai Rp 1,2 Triliun

22 Januari 2026 | 13:00
Logo X

Twitter Berubah Jadi X di App Store

2 Agustus 2023 | 08:00
Dulux Rilis Colours of The Year 2026, Angkat ‘Rhythm of Blues™’ sebagai Simbol Ketenangan Ruang

Dulux Rilis Colours of The Year 2026, Angkat ‘Rhythm of Blues™’ sebagai Simbol Ketenangan Ruang

26 Januari 2026 | 20:22
Profil Siti Sarah, Istri Pertama Nabi Ibrahim AS

Profil Siti Sarah, Istri Pertama Nabi Ibrahim AS

11 Februari 2025 | 18:19
Viral Susu MBG Hanya 30 Persen Susu, Ini Kata BGN

Viral Susu MBG Hanya 30 Persen Susu, Ini Kata BGN

1 Oktober 2025 | 14:56
Penyelidikan terhadap Zhang disebut berkaitan dengan Gu Jun, mantan manajer China National Nuclear Corporation, lembaga yang mengawasi program nuklir sipil dan militer Cina. Gu dilaporkan menjadi pihak yang menyerahkan bukti terhadap Zhang dan kini turut diselidiki dalam kasus korupsi besar-besaran di industri pertahanan dan nuklir. Kasus ini mencuat di tengah upaya Cina mempercepat perluasan arsenal nuklirnya

Jenderal Senior Cina Dipecat Karena Bocorkan Rahasia Nuklir ke AS

26 Januari 2026 | 14:15
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved