Jakarta, CoreNews.id – Senegal memastikan diri sebagai juara Piala Afrika (AFCON) 2025 setelah menumbangkan tuan rumah Maroko dengan skor 1-0 lewat babak perpanjangan waktu. Laga final yang digelar di Stadion Prince Moulay Abdellah, Minggu (waktu setempat), berubah menjadi tontonan penuh kontroversi, ketegangan, dan emosi.
Gol semata wayang dicetak oleh Pape Gueye pada menit ke-94, tak lama setelah Maroko gagal memanfaatkan peluang emas melalui titik putih.
Kronologi Drama di Final AFCON 2025
Pertandingan berlangsung ketat dan minim peluang bersih. Kedua tim tampil disiplin dalam bertahan, membuat babak pertama dan sebagian besar babak kedua berakhir tanpa gol.
Drama pecah di masa injury time babak kedua.
Berikut rangkaiannya:
- Wasit Jean-Jacques Ndala (Kongo) memberi penalti untuk Maroko usai tinjauan VAR.
- Brahim Diaz dinilai dijatuhkan El Hadji Malick Diouf saat situasi sepak pojok.
- Keputusan ini memicu protes keras dari kubu Senegal.
- Pelatih Pape Bouna Thiaw memerintahkan timnya meninggalkan lapangan.
- Sadio Mane membujuk rekan setimnya untuk kembali bermain.
- Laga tertunda sekitar 14 menit.
Penalti Gagal, Momentum Berubah
Setelah laga dilanjutkan, Brahim Diaz maju sebagai eksekutor penalti. Namun, alih-alih menendang keras, ia mencoba gaya Panenka.
Hasilnya fatal.
Bola melambung lemah dan dengan mudah ditangkap kiper Senegal, Edouard Mendy. Kegagalan ini langsung mengubah momentum pertandingan.
Gol Pape Gueye Hancurkan Maroko
Di awal babak perpanjangan waktu, Senegal tampil lebih agresif.
Proses gol kemenangan:
- Sadio Mane merebut bola di lini tengah
- Umpan diteruskan ke Idrissa Gana Gueye
- Bola diberikan kepada Pape Gueye
- Gueye melewati kawalan Achraf Hakimi
- Tembakan keras ke pojok atas gawang Yassine Bounou
Stadion langsung terdiam. Skor 1-0 untuk Senegal.
Maroko Gagal Bangkit
Maroko masih punya peluang menyamakan skor. Sundulan Nayef Aguerd sempat membentur mistar di babak tambahan. Namun, hingga peluit akhir berbunyi, skor tak berubah.
Banyak suporter Maroko terlihat meninggalkan stadion lebih awal, kecewa dengan hasil ini.
Catatan Sejarah Senegal
Kemenangan ini menjadi pencapaian besar bagi Senegal.
Fakta penting:
- Gelar AFCON kedua dalam tiga edisi terakhir
- Juara sebelumnya diraih pada 2022
- Gol Pape Gueye adalah gol pertama Senegal di final AFCON sepanjang sejarah
- Senegal akan tampil di Piala Dunia di Amerika Serikat
Reaksi Pelatih dan Pemain
Pape Gueye mengatakan timnya bermain dengan sepenuh hati.
“Ini pertandingan yang sangat sulit, tapi kami memberikan segalanya,” ujar Gueye.
Pelatih Maroko, Walid Regragui, mengaku sangat kecewa.
“Kami sangat dekat dengan kemenangan. Tapi sepak bola memang kejam,” katanya.
Potensi Investigasi Insiden Walk-Off
Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) disebut akan melakukan evaluasi dan investigasi terkait:
- Aksi walk-off Senegal
- Ketegangan antar pemain
- Kesiapan panitia penyelenggara
Insiden ini dinilai mencoreng final yang seharusnya menjadi perayaan sepak bola Afrika.
Sumber: Al Jazeera.com












