Jakarta, CoreNews.id – Kabupaten Bandung Barat berduka. Bencana tanah longsor disertai banjir bandang menerjang Kecamatan Cisarua pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, menewaskan tujuh orang. Ratusan warga lainnya masih dilaporkan hilang dan dalam proses pencarian intensif.
Kejadian bermula sekitar pukul 03.00 WIB. Warga setempat mendengar suara gemuruh keras sebelum material tanah, batu, dan lumpur meluncur deras dari Kampung Pasirkuning menuju Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu. Arus lumpur dan banjir bandang tersebut melibas permukiman warga.
“Warga mendengar suara gemuruh cukup kuat, kemudian material longsor bergerak disertai banjir bandang,” jelas Kapolsek Cisarua, A. Y. Yogaswara, di Bandung, Sabtu, 24/1/2026, dikutip dari pemberitaan sejumlah media nasional.
Akibatnya, puluhan rumah tertimbun material sehingga mengalami kerusakan parah. Data sementara hingga Sabtu siang mencatat tujuh korban jiwa berhasil ditemukan. Namun, ratusan warga lainnya masih dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian Tim Gabungan.
Evakuasi melibatkan personel polisi, TNI, BPBD, relawan, dan masyarakat. Namun, upaya terkendala medan yang berat, material longsor yang tebal, dan cuaca yang masih berpotensi hujan.
“Kami tetap berupaya maksimal dengan mengutamakan keselamatan petugas,” tegas Yogaswara. Warga diimbau waspada dan menjauhi area longsoran mengingat potensi tanah yang masih labil.













