Washington, CoreNews.id — Amerika Serikat telah menempatkan armada besar di dekat Iran. Lebih besar dari Venezuela. Namun demikian, situasi dengan Iran tetap berubah-ubah.
Hal tersebut disampaikan Presiden AS Donald Trump dalam sebuah wawancara dengan Axios (26/1/2026). Adapun inti dari pengerahan kekuatan militer Amerika Serikat adalah gugus tempur kapal induk USS Abraham Lincoln, sebagaimana telah dikonfirmasi oleh Komando Pusat AS (CENTCOM). Kapal induk tersebut telah beroperasi di Timur Tengah. Di samping itu, ia didukung dengan pesawat tempur F-15 dan F-35 tambahan, pesawat tanker pengisian bahan bakar, dan sistem pertahanan udara.
Sekalipun demikian terkait langkah selanjutnya, Pemerintahan Trump tampak terpecah. Beberapa pejabat dilaporkan mendukung penegakan ‘garis merah’ presiden untuk menghukum Teheran. Sementara yang lainnya, mempertanyakan tujuan strategis apa yang akan dicapai dengan pengeboman.*













