Jakarta, CoreNews.id – Pemerintah tengah mematangkan pembentukan tim penanganan banjir di Pulau Jawa. Proses tersebut telah diawali melalui pertemuan informal lintas kementerian guna menyatukan berbagai rencana yang sudah ada.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, sejumlah kementerian sebenarnya telah memiliki desain penanganan banjir. Seluruh konsep itu akan dirangkum dalam satu kerangka kebijakan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
“Secara informal pertemuan-pertemuan sudah. Ini bukan sesuatu yang dimulai dari nol,” ujar Prasetyo usai rapat bersama Komisi XIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Ia menegaskan penanganan banjir ke depan dilakukan secara terintegralistik dengan memperhatikan mitigasi perubahan iklim serta antisipasi cuaca ekstrem. Pemerintah juga menyiapkan penguatan edukasi masyarakat dan sistem peringatan dini.
Prasetyo turut menyampaikan duka cita atas peristiwa longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang menelan korban jiwa. Menurutnya, kejadian tersebut menjadi pengingat seriusnya ancaman bencana hidrometeorologi.













