Jakarta, CoreNews.id – Thomas AM Djiwandono resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI, Senin (26/1/2026). Dalam proses tersebut, Thomas unggul dari dua kandidat internal BI, yakni Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Dicky Kartikoyono dan Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Solikin M. Juhro.
Penetapan Thomas dilakukan setelah Komisi XI DPR menilai pemaparan visi, pengalaman, serta strategi kebijakan moneter dan sinergi fiskal yang disampaikan para calon.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2024 yang disampaikan pada 23 Januari 2025, Thomas tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp74.497.761.234 tanpa utang.
Aset terbesar berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai Rp40.570.630.000 dengan luas tanah 2.646 meter persegi dan bangunan 274 meter persegi.
Selain itu, Thomas memiliki kendaraan bermotor senilai Rp4.215.000.000, terdiri atas Toyota Alphard 2.5 G AT senilai Rp800 juta, Hyundai Staria 2.2 2WD 8AT tahun 2024 senilai Rp1,065 miliar, serta Lexus tahun 2024 senilai Rp2,35 miliar.
Ia juga melaporkan harta bergerak lainnya sebesar Rp1.809.500.000, surat berharga Rp13.073.600.000, serta kas dan setara kas mencapai Rp14.829.031.234. Laporan tersebut merupakan bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas penyelenggara negara.













