Jakarta, CoreNews.id – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan Presiden Prabowo Subianto akan mengganti seluruh jajaran direksi Bank Himbara. Langkah ini diambil karena direksi lama dinilai merugikan negara dan kurang bekerja maksimal.
Pernyataan itu disampaikan Sjafrie saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Cibodas, Bogor, Sabtu (15/6/2026). Ia menyebut Bank Himbara selama ini lebih menguntungkan pengusaha besar daripada kecil dalam pemberian kredit.
“Oleh karena itu, Presiden akan memutuskan ganti semua direksi Bank Himbara,” tegas Sjafrie.
Menurutnya, masalah ini tidak hanya terjadi di perbankan, tetapi juga di berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain. Banyak direksi dinilai tidak bekerja optimal bahkan cenderung menguntungkan diri sendiri.
Pemerintah berencana melakukan seleksi ketat untuk mencari generasi baru pengelola BUMN. Kriteria utamanya adalah kemampuan intelektual, pengalaman praktis, dan kecintaan pada tanah air.
“Kita ganti dengan mereka yang mempunyai kemampuan intelektual, kemampuan praktisi tapi dia cinta tanah air. Kita tidak lagi mengambil mereka yang sudah lama bercokol di BUMN,” paparnya.
Dalam jumpa pers setelah acara, Sjafrie kembali menegaskan pemerintah mencari generasi muda yang militan, kapabel, dan kredibel untuk memimpin “perahu perjuangan ekonomi” Indonesia. Namun, skema seleksi secara rinci belum dijelaskan.













