Jakarta, CoreNews.id – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menyoroti rencana pemerintah mengirim prajurit TNI dalam pasukan International Stabilization Force (ISF) yang berada di bawah kendali Board of Peace (BoP) besutan Amerika Serikat.
TB Hasanuddin menilai mandat ISF perlu dikaji serius. Ia merujuk Dewan Keamanan PBB Resolusi Nomor 2803 yang menyebut ISF membantu mendukung gencatan senjata dan demiliterisasi di Gaza. Namun, ia menilai BoP secara struktural didominasi AS.
“Pemerintah kita harus mempelajari betul mandatnya. Apakah ISF mewakili kepentingan negara pengirim atau menjadi instrumen pihak tertentu,” ujarnya, Rabu, 18 Februari 2026.
Ia juga menyoroti aspek penerimaan dari pihak-pihak yang berkonflik di Gaza. Menurutnya, tanpa persetujuan semua pihak, pasukan perdamaian berpotensi terseret konflik.
Sebelumnya, pemerintah menyatakan kesiapan mengirim sekitar 8.000 prajurit TNI ke Gaza sebagai bagian implementasi resolusi PBB yang membentuk ISF sementara di wilayah tersebut.













