Jakarta, CoreNews.id – Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani menilai usulan kenaikan parliamentary threshold menjadi 7 persen terlalu tinggi dan memberatkan partai politik.
“Parliamentary threshold saya kira sesuatu yang masih perlu untuk dipertahankan… tapi kalau 7 persen terlalu tinggi dan itu tidak ringan bagi partai politik untuk mencapai itu,” ujar Muzani di Jakarta, Minggu, 22 Februari 2026.
Ia menyebut besaran ambang batas sebaiknya ditentukan melalui kesepakatan partai di DPR. Saat ini, ambang batas parlemen berada di angka 4 persen dan masih dibahas dalam revisi UU Pemilu.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengusulkan kenaikan menjadi 7 persen untuk menyederhanakan sistem multipartai menjadi selected party agar demokrasi lebih efektif. Wacana tersebut menjadi sorotan menjelang pembahasan RUU Pemilu di DPR RI.













