Jakarta, CoreNews.id – Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 resmi ditutup dalam upacara megah di Verona, Italia, Minggu (22/2/2026). Acara bertema “Beauty in Action” tersebut menjadi penanda berakhirnya pesta olahraga musim dingin setelah dua pekan kompetisi yang menghadirkan 116 nomor medali.
Upacara berlangsung di Verona Olympic Arena, amfiteater Romawi abad pertama yang terdaftar sebagai warisan dunia UNESCO. Meski tidak menjadi lokasi pertandingan, arena bersejarah tersebut dipilih sebagai panggung perayaan penutupan. Dua kuali Olimpiade di Milan dan Cortina d’Ampezzo dipadamkan secara serentak sebagai simbol berakhirnya ajang.
Presiden International Olympic Committee, Kirsty Coventry, menyampaikan apresiasi kepada Italia atas penyelenggaraan yang dinilai sukses. Ia menegaskan semangat persatuan dan rasa hormat antarbangsa menjadi pesan utama Olimpiade kali ini.
Sebanyak 92 negara peserta mengikuti parade atlet yang diawali dengan opera klasik Italia. Medali terakhir diberikan pada nomor ski lintas alam 50 kilometer putra dan putri. Panitia juga memberikan penghormatan khusus kepada para relawan.
Penutupan semakin semarak dengan penampilan Major Lazer dan Achille Lauro. Bendera Olimpiade kemudian diserahkan kepada tuan rumah berikutnya, French Alps, yang akan menggelar Olimpiade Musim Dingin 2030 pada 1–17 Februari 2030.
Dalam klasemen akhir, Norwegia keluar sebagai juara umum dengan 18 emas, 12 perak, dan 11 perunggu. Amerika Serikat menempati posisi kedua, disusul Belanda dan tuan rumah Italia di peringkat keempat.













