Jakarta, CoreNews.id – Peduli lingkungan enggak harus dengan cara yang itu-itu saja. Buktinya, Tugu Insurance baru saja mengolah 1,7 ton limbah tekstil jadi produk bernilai guna. Keren banget, kan?
Limbah tekstil memang jadi pekerjaan rumah besar buat Indonesia. Setiap tahun, ada sekitar 2,3 juta ton limbah tekstil dihasilkan, tapi yang bisa didaur ulang baru sekitar 300 ribu ton. Nah, perusahaan asuransi pelat merah ini ikut ambil bagian dalam menyelesaikan masalah tersebut.
Lewat program Tugu Green Journey, Tugu Insurance ngajak lebih dari 200 karyawan buat kumpulin seragam dan baju bekas yang sudah enggak layak pakai. Hasilnya? Terkumpul 1,7 ton limbah tekstil! Limbah ini lalu diolah jadi insulation felt, benang, dan merchandise ramah lingkungan.
“Kami berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat,” ujar Corporate Secretary Tugu Insurance, Dudi Subekti, 27/2/2026.
Enggak cuma soal sampah baju, kepedulian perusahaan terhadap alam juga dibuktikan dengan menanam lebih dari 10.000 pohon mangrove di Kepulauan Seribu. Bahkan, selama lima tahun terakhir, total bibit yang ditanam hampir mencapai 50.000!
Para karyawan yang tergabung dalam Kawan Bakti Tugu juga aktif bersih-bersih pantai biar ekosistem pesisir makin sehat. Program daur ulang tekstil ini sendiri diproyeksikan bisa mengurangi emisi karbon hingga 4.289 KgCO₂.
Wah, semoga makin banyak perusahaan yang terinspirasi kayak Tugu Insurance, ya!













