Jakarta, CoreNews.id — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meningkatkan kapasitas sistem teknologi informasi sebagai antisipasi meningkatnya transaksi secara signifikan menjelang dan selama Lebaran. Hal ini karena sepanjang periode Ramadan dan Idul Fitri, rata-rata transaksi melalui e-channel BSI naik sekitar 24% secara bulanan (month to month/mtm). Selain meningkatkan kapasitas, BSI juga melakukan monitoring transaksi secara real time, dan memastikan seluruh e-channel beroperasi optimal agar nasabah dapat bertransaksi secara cepat, aman, dan nyaman.
Hal tersebut disampaikan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna di Jakarta (4/3/2026). Menurut Anton, BSI mengandalkan superapps BYOND by BSI sebagai salah satu kanal utama transaksi. Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur layanan syariah, seperti tarik tunai tanpa kartu, transaksi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), kalkulator zakat, informasi masjid terdekat dan arah kiblat, hingga layanan bank emas untuk pembelian dan transfer saldo emas secara real time. BSI juga memperkuat layanan BSI QRIS, EDC merchant, BEWIZE, remitansi, serta BSI Call Center 14040 sebagai bagian dari ekosistem layanan digital.
BSI tidak lupa terus mengimbau kepada nasabah untuk tetap waspada terhadap potensi penipuan. Nasabah diminta hanya mengakses informasi melalui kanal resmi perusahaan, termasuk situs resmi, media sosial resmi BSI, maupun layanan WhatsApp resmi BSI.*












