Jakarta, CoreNews.id – Ancaman siber kian hari kian canggih, tapi ironisnya, banyak perusahaan masih mengandalkan proses peninjauan akses yang lambat dan statis. Nah, pemain industri keamanan identitas terdepan, SailPoint, Inc. (Nasdaq: SAIL), memutuskan untuk mengakhiri cara lama itu.
Pada Senin (30/3/2026), SailPoint secara resmi mengumumkan peningkatan besar-besaran pada platform berbasis AI mereka. Yang menarik, perusahaan memperkenalkan visi baru bernama adaptive identity—pendekatan yang dirancang untuk menjawab tantangan keamanan paling krusial di era digital yang dikuasai oleh AI dan mesin.
Tata Kelola Bukan Lagi Setelah Kejadian
Selama ini, tata kelola identitas tradisional ibarat “nasi uding” alias nasi sudah menjadi bubur. Prosesnya lambat, review manual, dan hanya dilakukan secara berkala. Padahal, adopsi cloud melesat, identitas non-manusia seperti AI agent dan service account tumbuh eksponensial, sementara ancaman bergerak dalam hitungan detik.
“Old ways don’t cut it anymore,” tegas Chandra Gnanasambandam, EVP of Product dan CTO SailPoint, dalam rilis pers, 30/3/2026.
“Bergantung pada tinjauan statis after-the-fact tidak lagi cukup. Sebagai pemimpin industri, kami bergerak menuju pendekatan adaptif berbasis AI yang menghadirkan visibilitas berkelanjutan dan tata kelola real time bagi semua jenis identitas—termasuk AI, mesin, agen, hingga kredensial,” imbuhnya.
Fitur Andalan: Dari Privilege Discovery hingga Kelola Agen AI
SailPoint tidak sekadar bicara visi. Mereka langsung merilis sejumlah fitur konkret yang bisa dipakai pelanggan:
- Keunggulan (Privilege Insights)
Fitur ini secara otomatis menemukan dan mengklasifikasikan hak akses istimewa (privileged access) di seluruh perusahaan. Intelijen ini penting untuk mengamankan akses yang paling rawan disalahgunakan. - Tata Kelola Identitas Non-Manusia
Ini yang paling menarik. Konektor baru untuk SailPoint Agent Identity Security memungkinkan perusahaan menemukan dan mengatur tata kelola AI agent dari berbagai platform besar seperti Microsoft 365 Copilot, Amazon Bedrock, Google Vertex AI, Salesforce Agentforce, hingga Snowflake Cortex AI. Selain itu, SailPoint Machine Identity Security kini mendukung manajemen siklus hidup penuh untuk akun mesin tradisional. - Agen AI Revolusioner: Harbor Pilot
Rangkaian agen berbasis AI ini mengubah proses kompleks jadi sederhana. Karyawan bisa mengajukan permintaan akses melalui percakapan terpandu yang mudah, mirip seperti ngobrol dengan asisten virtual. - Observability & Data Access Security
Fitur ini memberi visibilitas langsung terhadap hak akses tertentu dan risiko di dalam SailPoint Identity Graph. Integrasi dengan Data Access Security memungkinkan perusahaan memetakan jalur akses data sensitif secara visual. - Modernisasi Tata Kelola Inti
Mesin access certification generasi berikutnya dan pembaruan total pada Separation of Duties (SoD) dijanjikan hadir pada paruh kedua 2026. Ini komitmen SailPoint untuk membangun ulang kapasitas inti agar lebih gesit, skalabel, dan modern.
Empat Pilar Masa Depan Keamanan Identitas
Kerangka adaptif SailPoint dibangun di atas empat fondasi utama:
- Tata kelola real time: Dari tinjauan berkala ke deteksi dan pencegahan risiko otomatis seketika.
- Perlindungan untuk AI & mesin: Mengamankan populasi identitas non-manusia yang bakal jauh lebih besar dari identitas manusia.
- Hak akses universal & dinamis: Menerapkan prinsip Just-in-Time (JIT) dan zero standing privilege di seluruh lingkungan.
- Manajemen ancaman terpadu: Menjembatani kesenjangan antara tim identitas dan Security Operations Center (SOC) dengan menghubungkan konteks identitas ke sinyal ancaman.
Bukti Nyata dari Pelanggan
Salah satu pelanggan SailPoint, TMF Group, sudah merasakan dampaknya. Saurabh Gugnani, Senior Director Global Head Cybersecurity Engineering, Architecture & Projects di TMF Group, mengungkapkan bahwa dengan memanfaatkan kapabilitas AI SailPoint, perusahaannya berhasil mengotomatisasi tata kelola identitas secara penuh.
“Kami memastikan kepatuhan yang konsisten di 87 yurisdiksi sekaligus mendukung pertumbuhan global yang aman,” ujar Gugnani.
Dengan langkah ini, SailPoint kian mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin industri yang tidak hanya punya visi masa depan, tapi juga menghadirkan inovasi nyata untuk mewujudkannya. Ancaman siber tak kenal waktu, dan kini keamanan identitas pun harus bergerak secepat itu.













