Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Empat Penyebab Kelesuan Penjualan Mobil Sepanjang 2024

by Irawan Djoko Nugroho
3 Juni 2024 | 08:19
in Gaya Hidup
Ke depan, dengan adanya asuransi wajib, maka dimungkinkan ada perbedaan antara pricing untuk asuransi kendaraan listrik dan yang nonlistrik
Bagikan sekarang:

Bandung, CoreNews.id — Berdasar data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pasar otomotif mencatat penurunan penjualan retail sekitar 15 persen dalam periode Januari hingga April. Hingga April, pasar otomotif Indonesia terus mengalami tren penurunan penjualan. Penjualan wholesales (pabrik ke dealer) mobil nasional pada Januari—April 2024 tercatat sebanyak 263.706 unit. Angka ini turun 22,8 persen year on year (yoy) dibandingkan realisasi penjualan pada periode yang sama tahun sebelumnya yakni 341.582 unit. Begitu juga dengan penjualan retail yaitu sebesar 289.551 turun dibandingkan tahun sebelumnya 339.954 unit.

Menurut Direktur Pemasaran dan Direktur Perencanaan dan Komunikasi Perusahaan PT Astra Daihatsu Motor Sri Agung Handayani di Bandung (3/6/2024), ada 4 faktor yang mempengaruhi penurunan penjualan selama ini. Keempat faktor tersebut adalah sebagai berikut. Pertama. Terjadinya pelemahan pertumbuhan ekonomi dan dampak Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Kedua. Adanya libur Lebaran yang lebih panjang pada tahun ini yang berdampak mengurangi jumlah hari kerja efektif, muaranya berkontribusi pada penurunan penjualan. Ketiga. Adanya kenaikan suku bunga sebesar 0,25 poin yang membuat konsumen menunggu kebijakan kredit secara lebih jelas sebelum melakukan pembelian kendaraan. Keempat. Adanya isu kenaikan dolar.

Menurut Sri Agung Handayani kembali, Daihatsu berharap pasar otomotif Indonesia akan membaik di Semester II 2024. Daihatsu tetap yakin pasar otomotif bisa lebih baik lagi di Semester II/2024.*

READ  5 Makanan yang Cocok untuk Penderita Diabetes
Tags: GaikindoPT Astra Daihatsu Motor
Previous Post

Jasa Marga Lakukan Perbaikan di 3 Titik Ruas Tol Jakarta Cikampek

Next Post

Kepala Otorita IKN Bersama Wakilnya, Mengundurkan Diri

Next Post
Bambang Susantono bersama Dhony Rahajoe mundur dari jabatannya sebagai Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Wakil Kepala Badan Otorita IKN

Kepala Otorita IKN Bersama Wakilnya, Mengundurkan Diri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
iran-as-berunding-oman-ancaman-eskalasi

AS-Iran Bertemu di Pakistan Malam Ini, Damai atau Gagal Total?

11 April 2026 | 21:00
Kesembilan produk makanan olahan mengandung unsur babi tersebut teridentifikasi setelah dilakukan pembuktian melalui uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan BPJPH. Dari kesembilan produk tersebut, tujuh produk bersertifikat halal. Di sini, BPJPH memberikan sanksi berupa penarikan produk dari peredaran. Penarikan ini sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.

Marshmallow Mengandung Babi Masih Beredar di Minimarket

23 April 2025 | 11:52
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
ocean-buddy-dana-konservasi-laut-hiu-paus

Main Game di Aplikasi DANA, Bisa Bantu Selamatkan Hiu Paus!

12 Oktober 2025 | 21:00
Kisah Penciptaan Nabi Adam AS

Kisah Penciptaan Nabi Adam AS

25 Juli 2024 | 13:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved