Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Sequis Ajak Masyarakat Merdeka dari Penyakit Pernapasan

by Teguh Imam Suyudi
14 Agustus 2024 | 09:00
in Gaya Hidup
Ilustrasi Olah Raga

Ilustrasi Olah Raga

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Memperingati Hari Kemerdekaan ke-79 RI pada 17 Agustus 2024 yang akan datang menjadi pengingat bagi kita untuk berupaya menjaga kesehatan agar dapat berpartisipasi mengisi kemerdekaan. Kesehatan yang prima juga berarti ikut mendukung menurunkan angka kesakitan masyarakat dan kemiskinan sebab risiko sakit berdampak pada kerugian finansial.

Salah satu penyakit yang banyak menyerang masyarakat adalah gangguan pernafasan, seperti asma, bronkitis, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Penyakit pernapasan termasuk yang tertinggi dalam pengajuan klaim asuransi di Sequis. Hingga Semester 1-2024, Sequis Life mencatat 2.466 kasus klaim kesehatan terkait penyakit pernapasan dengan total klaim kesehatan terkait penyakit pernapasan senilai Rp22,250 miliar.

Head of Department Underwriting Sequis dokter Fridolin Seto Pandu mengatakan kondisi udara semakin tidak sehat sementara kita pun tidak dapat menghindari sepenuhnya untuk tidak berada di luar ruangan sehingga potensi terkena penyakit gangguan pernapasan pun semakin tinggi.

“Gunakan masker saat berada di luar ruang meski hanya sebentar. Seperti saat hendak berangkat ke kantor atau sekolah, makan siang di luar, berjalan di trotoar. Perlu menggunakan masker karena saat di jalan raya sudah pasti akan terpapar debu dan asap kendaraan. Meski kita merasa hanya terpapar sebentar, tetapi terpapar setiap hari dapat membahayakan kesehatan,” saran dr. Seto, dalam keterangannya, 13/08/2024.

Selain di luar rumah, polusi udara juga sebenarnya ada dalam ruangan. Ini bisa Anda buktikan ketika membersihkan perabot rumah atau saat menyapu rumah. Polusi dalam rumah juga dipicu oleh pemakaian produk pembersih berbasis kimia, sisa pembakaran dari dapur, dan penggunaan perabot yang mudah menampung debu, seperti karpet dan tirai. Padahal,  udara dalam ruangan yang bersih sangat penting untuk kesehatan pernapasan. 

READ  PT Asuransi Jiwa Sequis Life Luncurkan Tiga Produk Asuransi Baru

“Bersihkan rumah secara rutin, gunakan alat penyaring udara dengan filter HEPA untuk mengurangi partikel debu, allergen, dan polutan lainnya. Pilih produk pembersih alami atau yang tidak mengandung VOC (volatile organic compounds) karena dapat mengiritasi saluran pernapasan serta pastikan rumah memiliki cukup jendela dan ventilasi untuk sirkulasi udara yang optimal, terutama di dapur dan kamar mandi,” sebut dr Seto.

Penyebab polusi udara lainnya berasal dari asap rokok dan vape. Kebiasaan merokok dan vape juga dapat memicu penyakit pernafasan. Masalahnya, rokok dan vape sudah menjadi gaya hidup dan banyak yang menganggap tidak berbahaya. Efek buruk rokok atau vape terhadap kesehatan tidak langsung dirasakan, tetapi baru muncul setelah berulang dikonsumsi dalam jangka panjang. 

Gejala yang biasanya timbul sebagai tanda bahwa paru-paru sudah mulai tidak sehat akibat terpapar debu, asap atau gas adalah radang tenggorokan dan sering batuk lama hingga kronis, nafas pendek hingga sesak nafas dan mudah merasa lelah. Biasanya jika memeriksakan diri akan diukur dengan pemeriksaan spirometri untuk mendiagnosis penyempitan saluran pernafasan. 

Kabar buruknya, penyempitan saluran pernafasan bersifat permanen dan akan semakin memburuk jika sering terpapar polusi dan jika tetap merokok atau menggunakan vape hingga usia  semakin menua. 

Dr Seto mengajak generasi muda mengisi kemerdekaan dengan peduli bahaya polusi udara, peduli kesehatan paru, dan perbaiki gaya hidup demi memperkuat sistem pernafasan dan mencegah risiko penyakit saluran pernafasan termasuk kanker paru dan kanker lainnya, seperti  laring, faring, dan nasofaring.

Salah satu kegiatan sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan olahraga jalan kaki, jogging, atau berenang. Lakukan secara rutin setidaknya 30 menit setiap hari dan 5 kali dalam seminggu. Olahraga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan keseluruhan tubuh serta memperbaiki fungsi paru-paru.

READ  Orang Tua Wajib Tahu! Cara Baru Mengenali Potensi Anak Sejak Dini ala PFI Mega Life

Anda pun dapat melatih pernafasan dengan melakukan Pursed lips breathing, dengan cara menghirup udara dengan hidung selama dua detik, kemudian buang nafas perlahan melalui bibir yang berbentuk kerucut selama empat detik. Latihan ini banyak gunanya, seperti mengatur pola nafas, menguatkan otot-otot pernafasan, dan mengurangi sesak nafas serta meningkatkan kadar oksigen dalam darah

Cara berikutnya untuk menekan potensi risiko terkena penyakit pernafasan adalah perbaiki gaya hidup agar sistem imun tetap kuat sehingga dapat diandalkan  melawan infeksi pernapasan. Caranya, pastikan tubuh cukup istirahat sekitar delapan jam per malam, jaga tingkat stres, tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih, konsumsi makanan sehat, tubuh ternutrisi dengan vitamin C, vitamin D, dan zinc. 

Dr Seto menyarankan bagi yang sudah terdiagnosis penyakit pernafasan agar jangan abai memperbaiki gaya hidup dan memeriksakan diri secara rutin ke dokter spesialis pulmonologi. Jika masih ada kesempatan untuk kembali sehat atau bertahan hidup maka selayaknya kita menghargai kesempatan hidup. Demi mendukung upaya sembuh dari sakit pernafasan, Sequis menyediakan ragam asuransi kesehatan yang juga terdapat manfaat untuk pengobatan penyakit pernafasan. Salah satunya Sequis Q Infinite MedCare Series (Plan Lite) yang menyediakan perlindungan untuk penyakit kanker atau serangan jantung dengan limit tahunan hingga Rp10 miliar per tahun.

Tags: HUT Kemerdekaan RIMerdeka FinansialPenyakit PernafasanSequis Life
Previous Post

Agus Gumiwang Jadi Plt Ketum Golkar

Next Post

Starbucks Ganti CEO Untuk Perbaiki Kinerja

Next Post
Starbucks rekrut bos Chipotle Mexican Grill, Brian Niccol untuk menjadi CEO baru. Niccol menggantikan Laxman Narasimhan, dimana masa jabatannya hanya bertahan satu setengah tahun. Dipilihnya Niccol, karena ia dikenal sukses menghidupkan kembali Chipotle.

Starbucks Ganti CEO Untuk Perbaiki Kinerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Akun Instagram Kejagung Diretas, Muncul Promosi Judi Kasino

Gaji & Tunjangan Jaksa Bakal Dievaluasi, Komjak: Demi Integritas!

27 Januari 2026 | 19:00
Rusia Tingkatkan Serangan Ke Ukraina

Korban Perang Rusia–Ukraina Hampir Dua Juta Orang

29 Januari 2026 | 13:04
dplk-avrist-luncurkan-sipurna-aplikasi-dana-pensiun-digital

DPLK Avrist Luncurkan SiPURNA untuk Pekerja Informal

8 Februari 2026 | 20:00
Menurut Perry kembali, DIGDAYA x Hackathon 2026 diikuti oleh 1.300 peserta yang berasal dari mahasiswa dari berbagai universitas, pesantren, komunitas digital dan inovasi, dan pelaku usaha jasa keuangan.

OJK dan BI Buka Registrasi Kompetisi Hackathon 2026 Bagi Professional dan Mahasiswa, Batas Akhir 27 Maret 2026

24 Februari 2026 | 11:20
zunub saat puasa

Mandi Junub Setelah Imsak, Bagaimana Hukum Puasanya?

7 Maret 2025 | 10:51
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved