Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Kata Pakar Soal Tugas Khusus Gibran di Papua, Sarat Nuansa Politik

by Abdullah Suntani
9 Juli 2025 | 16:24
in Politik
wapres-gibran-apresiasi-umat-konghucu-jaga-persatuan

Wakil Presiden Gibran Rakabuming (Foto: Dok. Setwapres)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Presiden Prabowo Subianto akan memberikan tugas khusus kepada Wapres Gibran Rakabuming Raka untuk menangani berbagai persoalan di Papua, termasuk isu pelanggaran HAM dan percepatan pembangunan. Hal ini akan dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres).

Peneliti BRIN Cahyo Pamungkas menilai penugasan ini sekadar meneruskan tradisi administratif, seperti era Wapres Boediono dan Ma’ruf Amin, dan belum menyentuh akar persoalan Papua secara substantif.

“Saya melihat ini hanya masalah tradisi, kebiasaan administrasi dari dulu,” ujar Cahyo.
“Apa yang dilakukan itu hanya pengulangan-pengulangan, modifikasi-modifikasi, tidak ada terobosan baru,” imbuhnya.

Cahyo pun menyangsikan efektivitas peran Gibran di Papua mengingat kompleksitas isu yang dihadapi, mulai dari ekonomi, HAM, konflik bersenjata, hingga trauma psikologis.

Direktur IPO Dedi Kurnia Syah bahkan melihat nuansa politis dalam penugasan ini karena muncul bersamaan dengan isu pemakzulan terhadap Gibran. “Penugasan ini berdampingan dengan isu pemakzulan… Gibran memerlukan legitimasi kapasitasnya sebagai elite,” kata Dedi.

Senada, Agung Baskoro dari Trias Politika Strategis menyebut ini sebagai bukti relasi Gibran-Prabowo tetap solid, sekaligus ujian konkret pertama bagi Gibran dalam membuktikan kapasitasnya sebagai wapres.

“Selama ini tugas Gibran ‘mengambang’, sehingga ujungnya tak konkret,” ujar Agung.

“Ia tinggal melanjutkan legacy Jokowi di Papua dan menguatkan itu dengan perdamaian, pembangunan, dan kesejahteraan,” tambahnya.

Dedi pun menyimpulkan, apakah ini menjadi panggung keberhasilan atau jebakan politik, semuanya tergantung pada Gibran. “Bergantung Gibran apakah bisa memanfaatkan panggung ini atau tidak,” pungkas Dedi.

READ  Yusril Tegaskan Wapres Tak Pindah Kantor ke Papua
Tags: HAMPapuaPeneliti BRINTrias Politikatugas khusus gibran
Previous Post

MA Minta Tambahan Rp7,6 Triliun, MK dan KY Ikut Ngotot Anggaran Naik di DPR

Next Post

Trump Kirim Surat ke 14 Negara, Ancam Tarif Impor Tinggi Jika Tak Sepakati Perjanjian Dagang

Next Post
Trump Kirim Surat ke 14 Negara, Ancam Tarif Impor Tinggi Jika Tak Sepakati Perjanjian Dagang

Trump Kirim Surat ke 14 Negara, Ancam Tarif Impor Tinggi Jika Tak Sepakati Perjanjian Dagang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
Menurut Perry kembali, DIGDAYA x Hackathon 2026 diikuti oleh 1.300 peserta yang berasal dari mahasiswa dari berbagai universitas, pesantren, komunitas digital dan inovasi, dan pelaku usaha jasa keuangan.

OJK dan BI Buka Registrasi Kompetisi Hackathon 2026 Bagi Professional dan Mahasiswa, Batas Akhir 27 Maret 2026

24 Februari 2026 | 11:20
restrukturisasi-keuangan-kimia-farma-apotek

Kimia Farma Apotek Merestrukturisasi Keuangan untuk Perkuat Layanan Kesehatan Nasional

18 Desember 2025 | 18:00
BAZNAS

Heboh Isu Zakat untuk MBG, Baznas RI Bongkar Fakta Sebenarnya!

25 Februari 2026 | 10:00
Kemnaker Luncurkan “Lapor Menaker” untuk Perkuat Transparansi Pengaduan Ketenagakerjaan

Menaker Pastikan THR Ojol Segera Diumumkan Usai Koordinasi Lintas Kementerian

25 Februari 2026 | 13:08
Menurut Franoto, rangkaian tersebut beroperasi pada KA 7039 Tambahan Lempuyangan–Pasarsenen, berangkat pukul 06.00 WIB dan tiba pukul 13.56 WIB, serta KA 7040 Tambahan Pasarsenen–Lempuyangan, berangkat pukul 15.25 WIB dan tiba pukul 22.57 WIB. Sarana tersebut merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi AC package generasi sebelumnya yang dikerjakan Insan Balai Yasa Manggarai.

Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Mulai Dijual Hari Ini

25 Februari 2026 | 11:02
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved