Jakarta, CoreNews.id – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menegaskan bahwa Indonesia Game Week (IGW) 2025 menjadi ajang penting untuk memperkenalkan kualitas game lokal dan kekayaan intelektual (IP) buatan anak bangsa.
“Ini arena luar biasa agar masyarakat tahu Indonesia punya game berkualitas tinggi, bahkan ada yang rampung hanya dalam 10 hari,” ujar Irene dalam pembukaan IGW di Blok M Hub, Jakarta, Jumat (8/8).
Menurutnya, IGW 2025 menjadi titik temu antara kreator game, investor, dan penikmat gim melalui format B2B dan B2C. Irene juga menyoroti efek domino industri gim yang berdampak pada subsektor kreatif lain, seperti komik dan film. Ia mencontohkan gim DreadOut yang sukses menembus layar lebar.
IGW 2025 yang digelar 6–10 Agustus menampilkan ratusan gim lokal—dari konsol, PC, mobile hingga board game—serta aneka merchandise. Kemenparekraf berkomitmen mendampingi kreator dalam pendaftaran HAKI agar IP lokal tak diklaim pihak asing, termasuk dalam ekspansi ke pasar internasional.













