Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Mantan Stafsus Presiden Arif Budimanta Meninggal Dunia, Ekonom Pancasila yang Konsisten Membela Rakyat

by Teguh Imam Suyudi
6 September 2025 | 12:00
in Tokoh
arif-budimanta-meninggal-dunia-ekonom-pancasila

Arif Budimanta (Foto: Dok. PP Muhammadiyah)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Kabar duka datang dari dunia ekonomi Indonesia. Mantan Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Arif Budimanta, meninggal dunia pada Sabtu (6/9/2025) pukul 00.06 WIB.

Kabar wafatnya Arif Budimanta dikonfirmasi oleh Ketua PP Muhammadiyah Bidang Ekonomi dan Bisnis, Muhadjir Effendy, yang juga hadir di rumah duka di Rawamangun, Jakarta Timur.

Arif dikenal luas sebagai ekonom Pancasila yang konsisten memperjuangkan ekonomi kerakyatan. Ia aktif mempublikasikan gagasannya mengenai pembangunan, UMKM, dan ekonomi moneter di berbagai media maupun forum internasional.

Selain pernah menjadi Staf Khusus Presiden Jokowi, Arif juga berkiprah sebagai:

  • Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (2016–2019)
  • Senior Advisor Menteri Keuangan (2014–2016)
  • Tim Ahli Menko PMK (2014–2019)
  • Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PP Muhammadiyah

Penjaga Ekonomi Pancasila

Arif Budimanta dikenal sebagai ekonom yang berani mengambil sikap berbeda dengan arus utama kapitalisme. Ia menekankan bahwa ekonomi harus berpihak pada rakyat kecil—petani, nelayan, pengrajin, dan UMKM—bukan semata mengejar angka pertumbuhan.

Dalam berbagai forum, termasuk simposium nasional bersama tokoh-tokoh ekonomi ternama, Arif kerap menegaskan pentingnya negara berpihak pada ekonomi rakyat sesuai amanat konstitusi.

Warisan Pemikiran

Kepergian Arif meninggalkan duka mendalam. Namun, pemikiran dan perjuangannya untuk mewujudkan ekonomi berkeadilan akan terus relevan, terutama di tengah tantangan ketimpangan, globalisasi, dan perubahan iklim.

Arif Budimanta bukan sekadar akademisi atau pejabat negara, tetapi sosok pejuang ekonomi kerakyatan yang meyakini bahwa kesejahteraan rakyat harus menjadi prioritas utama pembangunan.

READ  Mayjen Edwin Adrian Sumantha Resmi Jadi Danpaspampres Gantikan Mayjen Achiruddin
Tags: Arif Budimanta meninggalEkonom Pancasilaekonomi kerakyatanMantan Stafsus Presiden Jokowi
Previous Post

DPR Jawab 17+8 Tuntutan Rakyat: Enam Poin Keputusan Disepakati Fraksi

Next Post

Siapa Saja Musisi yang Mundur dari Pestapora 2025 Imbas Kerja Sama dengan Freeport?

Next Post
musisi-mundur-pestapora-2025-freeport

Siapa Saja Musisi yang Mundur dari Pestapora 2025 Imbas Kerja Sama dengan Freeport?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

KB Bank kini terus melihat adanya ruang untuk meningkatkan kredit ke sektor tersebut apabila prospeknya tetap positif dan hasil analisis kredit menunjukkan kondisi yang memadai. Dengan demikian, ekspansi kredit ke sektor TPT dan garmen akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan prospek industri serta kualitas calon debitur

KB Bank Siap Tingkatkan Kredit ke Sektor TPT dan Garmen

24 September 2026 | 15:13
Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

25 September 2026 | 13:38
KPK Periksa 4 ASN Cirebon dan Tetapkan GM Hyundai sebagai Tersangka Suap PLTU

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Penggeledahan Kanwil BPN Jatim

25 September 2026 | 15:49
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

25 September 2026 | 12:52
Menurut Destry, untuk mengurai permasalahan tersebut, BI akan memberikan disinsentif dalam bentuk GWM (Giro Wajib Minimum) pada bank tersebut. Sementara bank-bank lain yang kepemilikan SSB-nya relatif di bawah, di mana BI menempatkan di 19 persen dari total DPK (Dana Pihak Ketiga) mereka, maka BI akan memberikan insentif, yaitu penurunan GWM.

BI Akan Terapkan Giro Wajib Minimum

25 September 2026 | 12:59
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved