Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Banjir Parah di Bali, DPR: Pembangunan Masif Tata Lingkungan Buruk

by Abdullah Suntani
11 September 2025 | 09:31
in Daerah
Banjir Parah di Bali, DPR: Pembangunan Masif Tata Lingkungan Buruk

Foto: Detikcom

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Banjir melanda sejumlah wilayah di Bali setelah hujan deras mengguyur sejak Selasa (9/9) malam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat banjir terjadi di Kabupaten Jembrana, Gianyar, Tabanan, Klungkung, serta Kota Denpasar. Di Jembrana, banjir menimbulkan dua korban jiwa dan ratusan warga terdampak. Sebagian warga bahkan harus mengungsi ke pos desa maupun musala.

Anggota DPR dapil Bali, I Nengah Senantara, menyoroti banjir yang terjadi akibat pembangunan masif di berbagai titik.

“(Banjir efek) Karena pembangunan yang masif di banyak titik, perubahan alih fungsi di banyak tempat, yang terbaru coba perhatikan Jalan Raya Padang Galak atau Ngurah Rai, Jalan Hangtuah itu semua areanya jalur hijau sekarang kenapa jadi beton semua,” ujarnya, Kamis (11/9/2025).

Menurutnya, tata kelola lingkungan yang buruk memperparah kondisi banjir. “Tata kelola lingkungan yang belum memadai, kesannya masih menunggu masalah baru penanganan, tidak ada prepentive termasuk juga sampah yang belum terkelola dengan baik,” tutur Senantara.

Ia menambahkan, faktor cuaca juga menjadi penyebab utama.

“Memang curah hujannya yang sangat tinggi, 2 hari hujan sangat lebat dengan petir yang mengelegar,” sambungnya.

BNPB melaporkan total ratusan keluarga terdampak banjir di Jembrana, Klungkung, Gianyar, Tabanan, dan Kota Denpasar. Pendataan masih terus berlangsung di wilayah yang terendam.

READ  Kejati Jatim Perkuat Pengawasan Aliran Kepercayaan untuk Cegah Konflik
Tags: banjir baliBNPBdprd balitata lingkungan buruk
Previous Post

Siapa Charlie Kirk, Influencer Muda Pendukung Trump yang Tewas dalam Penembakan?

Next Post

Kemenhub Minta Tambahan Anggaran Rp 101,7 Miliar, Ini Rinciannya

Next Post
Kemenhub Minta Tambahan Anggaran Rp 101,7 Miliar, Ini Rinciannya

Kemenhub Minta Tambahan Anggaran Rp 101,7 Miliar, Ini Rinciannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Sipil, Iran Siap Balas

AS-Israel Serang Fasilitas Nuklir Sipil, Iran Siap Balas

28 Maret 2026 | 10:05
Logo X

Twitter Berubah Jadi X di App Store

2 Agustus 2023 | 08:00
Kota Semarang Lumpuh Diterjang Banjir dan Longsor

Kota Semarang Lumpuh Diterjang Banjir dan Longsor

14 Maret 2024 | 11:22
Sekalipun demikian menurut Setiyo, perlambatan ini masih tergolong wajar karena faktor musiman di awal tahun. Terlebih, permintaan KPR sejauh ini tetap kuat, terutama dari segmen rumah subsidi dan pembeli akhir (end-user) yang didorong kebutuhan hunian dan dukungan program pemerintah.

Suku Bunga Tinggi Jadi Penghambat Penyaluran KPR

28 Maret 2026 | 08:05
Menurut Meutya, tidak ada kompromi dalam hal kepatuhan untuk dapat beroperasi di Indonesia. Bagi platform yang gagal memenuhi mandat ini, pemerintah RI telah menyiapkan langkah eskalasi dan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan administratif tegas demi memastikan ekosistem digital Indonesia tetap aman dan ramah bagi anak.

Mulai Hari Ini PSE Wajib Patuh 100 Persen PP Tunas

28 Maret 2026 | 16:42
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved