Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

86% Wisatawan Khawatir Soal Keamanan Data Saat Gunakan AI untuk Rencanakan Traveling

by Teguh Imam Suyudi
15 Oktober 2025 | 19:00
in Tekno
ai-traveling-keamanan-data-wisatawan

Ilustrasi Keamanan Data (Gambar: Dok. Kaspersky)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Teknologi AI memang bikin hidup makin praktis, termasuk dalam urusan traveling. Cukup beberapa klik, itinerary bisa langsung jadi lengkap dengan rekomendasi wisata, kuliner, sampai hotel yang sesuai selera. Tapi, di balik semua kemudahan itu, ternyata banyak wisatawan masih merasa was-was.

Menurut survei terbaru dari Kaspersky, dalam rilis, 14/10/2025, sebanyak 86% wisatawan yang menggunakan AI untuk perencanaan perjalanan khawatir akan keamanan data pribadi mereka. Sebagian besar (48%) bahkan memilih untuk tidak membagikan informasi sensitif seperti ID, alamat, atau detail pembayaran. Hanya 14% yang benar-benar percaya bahwa data mereka aman di tangan AI.

Alasannya cukup masuk akal. Chatbot AI sering kali membantu mencari promo, rekomendasi hotel, dan tiket murah — tapi tak jarang juga bisa jadi pintu masuk ke tautan berbahaya atau phishing. Karena itu, pakar keamanan dari Kaspersky menyarankan pengguna untuk tetap waspada, selalu verifikasi tautan, dan tidak memberikan data pribadi ke chatbot mana pun.

Faktanya, AI sudah jadi “asisten digital” favorit banyak pelancong. Generasi muda (18–34 tahun) paling aktif menggunakannya, tapi juga paling berhati-hati soal privasi. Sementara wisatawan dari Indonesia termasuk yang paling peduli terhadap isu keamanan AI.

Intinya, AI memang bisa bantu kamu traveling lebih efisien, tapi jangan sampai rasa praktis bikin kamu lengah soal keamanan data pribadi. Gunakan AI sebagai asisten, bukan sebagai pengambil keputusan utama!


READ  OpenAI Rilis ChatGPT Go di Indonesia, Hanya Rp75 Ribu per Bulan
Tags: AI TravelAIin TravelCyber SecurityData ProtectionDigital SafetyKasperskyTravel Smart
Previous Post

Penerimaan Cukai Rokok Turun 2,9%, Ini Penjelasan Dirjen Bea Cukai

Next Post

Bahlil Beberkan Penyebab Harga Batu Bara Anjlok

Next Post
Bahlil Jawab Kritik Anies Soal IKN

Bahlil Beberkan Penyebab Harga Batu Bara Anjlok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Akun Instagram Kejagung Diretas, Muncul Promosi Judi Kasino

Gaji & Tunjangan Jaksa Bakal Dievaluasi, Komjak: Demi Integritas!

27 Januari 2026 | 19:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Pos Indonesia Integrated National Distribution

Pos Indonesia Bertransformasi Jadi Perusahaan Logistik, Usung Logo Baru POSInd

3 Agustus 2024 | 17:00
Menurut Arief, salah satu persyaratan anggota DK OJK adalah tidak memiliki hubungan keluarga sampai derajat kedua atau semenda (besan) dengan sesama anggota DK OJK atau direksi lembaga jasa keuangan. Selain itu, anggota DK OJK juga tak boleh menjadi pengurus maupun anggota partai politik (parpol). Ini sesuai Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Proses Seleksi Calon Anggota DK OJK Resmi Dibuka

11 Februari 2026 | 11:27
Hutang pinjol

Utang Pinjol Tembus Rp80 T, Jawa Barat Jadi Provinsi Tertinggi

16 Juni 2025 | 16:01
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved