Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Wamenkes Soroti Lonjakan Diabetes pada Anak Muda, Kasus di Bawah 20 Tahun Meningkat Tajam

by Redaksi
23 November 2025 | 10:36
in Gaya Hidup
Wamenkes Soroti Lonjakan Diabetes pada Anak Muda, Kasus di Bawah 20 Tahun Meningkat Tajam

Foto: dinkes banda aceh

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Prof Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan tren diabetes pada usia muda terus meningkat signifikan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, satu dari sembilan orang dinyatakan mengidap diabetes, dan hampir sepertiganya mengalami obesitas—faktor risiko utama diabetes pada usia muda.

Prof Dante menjelaskan, gaya hidup tidak sehat menjadi pemicu terbesar meningkatnya kasus diabetes pada kelompok usia belasan hingga awal 20-an.
“Dan sepertiga di sudut populasi ini itu akan berisiko jadi diabetes terutama pada usia-usia muda. Kalau semakin tinggi usia muda dengan obesitas dan sedentary lifestyle yang jelek, maka semakin tinggi chance-nya untuk jadi diabetes,” ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (21/11/2025).

Ia menyebut sekitar 5 persen kasus diabetes terjadi pada kelompok usia 18 tahun ke bawah, berdasarkan evaluasi data SKI. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menurunkan berat badan dan rutin menjalani pemeriksaan kesehatan.

Ketua PERKENI, Prof Dr dr Em Yunir, SpPD-KEMD, menegaskan bahwa lonjakan kasus diabetes usia muda bukan fenomena baru, tetapi kini trennya meningkat jauh lebih cepat.
“Sekarang prevalensinya sudah menembus 11 persen lebih. Dulu, kasus diabetes lebih dominan usia 50 hingga 70 tahun. Sekarang banyak muncul di usia 20, 30, bahkan di bawah 20 tahun,” jelasnya.

Menurut Prof Yunir, pola makan tinggi kalori, kurang gerak, hingga stres memperbesar risiko, meski faktor genetik tetap memiliki peran kuat.

Peningkatan kasus juga terlihat pada anak dan remaja. Dokter spesialis anak konsultan endokrinologi menyebut kasus diabetes tipe 1 masih mendominasi.
“Kasus diabetes pada anak memang banyak. Kami bahkan sedang merawat dua pasien diabetes tipe 1 baru, termasuk neonatal diabetes mellitus, artinya diabetes yang muncul di usia di bawah 6 bulan,” ujarnya.

READ  Motor Listrik BMW CE 02 Diluncurkan, Harga Rp 115 Jutaan

Ia menjelaskan bahwa 80 persen kasus diabetes pada anak adalah tipe 1, yang dipicu kerusakan sel penghasil insulin. Pasien anak sering datang dalam kondisi berat, seperti sesak dan penurunan kesadaran.

Namun, diabetes tipe 2 pada remaja juga meningkat, terutama akibat obesitas.
“Jangan senang kalau anaknya gemuk. Kalau obesitas, risiko anak terkena diabetes tipe 2 meningkat… sekarang terjadi pada usia 11 hingga 12 tahun,” katanya.

Ia menambahkan adanya temuan meningkatnya kasus Maturity Onset Diabetes of the Young (MODY), yaitu jenis diabetes yang tidak masuk kategori tipe 1 atau tipe 2, dengan porsi 2–6 persen dari total kasus diabetes anak.

Peningkatan kasus, menurutnya, juga dipengaruhi oleh deteksi dini yang semakin aktif.
“Awareness semakin baik… termasuk melalui program skrining pemerintah,” jelasnya.

Tags: Diabeteskasus diabetes meningkat
Previous Post

Amazon Diguncang PHK Terbesar! 14 Ribu Karyawan Terdampak, Engineer Paling Banyak

Next Post

Rais Aam Desak Gus Yahya Mundur dari Ketum PBNU, Ini Alasannya

Next Post
Rais Aam Desak Gus Yahya Mundur dari Ketum PBNU, Ini Alasannya

Rais Aam Desak Gus Yahya Mundur dari Ketum PBNU, Ini Alasannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

TNI Kuat Rakyat Bermartabat

Tukin TNI dan Kemhan Naik Setelah Delapan Tahun

30 Juli 2026 | 09:00
Menurut Denny, perkembangan cadangan devisa Mei 2026 dipengaruhi penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.

Posisi Cadangan Devisa Indonesia Terus Menurun Kini Jadi US$ 144,9 Miliar

8 Juni 2026 | 11:41
gubernur-kaltim-dukung-pembangunan-sppg-di-kabupaten-kota

2.700 Dapur SPPG Siap Diaktifkan, MBG Sasar Wilayah 3T

31 Agustus 2026 | 13:09
Dengan kehadiran The Royal Alana Yogyakarta yang memiliki 219 kamar, SWID optimistis dapat menangkap kebutuhan akomodasi dari kegiatan MICE secara lebih optimal. Hal ini karena kehadiran The Royal Alana memungkinkan perusahaan mengoptimalkan sinergi antara bisnis MICE dan akomodasi, yang selama ini sebagian kebutuhan kamarnya masih diserap oleh hotel di sekitar.

The Royal Alana Yogyakarta Hotel Bintang Lima SWID, Dibuka

26 Agustus 2026 | 11:34
Adapun ke-5 calon Ketum PBNU adalah KH Abdul Hakim Mahfudz, KH Zulfa Mustofa, KH Abdussalam Shohib, KH Yahya Cholil Staquf, KH Abdul Ghaffar Rozin. Dan pada Sidang Pleno V yang berlangsung di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026) dini hari, Gus Kikin resmi terpilih.

KH Abdul Hakim Mahfudz Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031

31 Agustus 2026 | 11:19
semen merah putih mou algaepark indonesia

Tekan Emisi Karbon Lewat MPTree, Semen Merah Putih Gandeng Algaepark Indonesia

23 Mei 2025 | 16:02
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved