Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Guru Besar UIN Jakarta: Sinergi Ulama dan Pemerintah Kunci Keseimbangan Kota

by Redaksi
26 November 2025 | 18:16
in Daerah
Guru Besar UIN Jakarta: Sinergi Ulama dan Pemerintah Kunci Keseimbangan Kota
Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Memasuki usia ke-17, Tangerang Selatan menampilkan diri sebagai kota yang lincah, modern, dan tumbuh cepat. Namun, di balik deretan capaian itu, sejumlah pengamat menilai bahwa usia kota bukan hanya angka administratif, melainkan cermin kedewasaan sosial yang harus dibangun secara sadar.

Salah satu pandangan datang dari Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang melihat ulang tahun kota sebagai momentum bagi warga untuk memahami kembali arah pembangunan Tangsel.

Menurut Prof. Tholabi, sebuah kota tidak dapat diukur hanya dari hamparan fisik atau kecepatan membangun infrastruktur. “Kota adalah ruang di mana hati-hati manusia bertemu,” ujarnya dalam percakapannya dengan kami. Perspektif ini memberi penekanan bahwa indikator kemajuan seharusnya ikut mencakup kualitas hubungan sosial, moralitas publik, dan keutuhan nilai-nilai yang dijaga bersama.

Tangsel memang mengalami percepatan pembangunan yang impresif, di mana fasilitas publik terus bertambah, ekosistem ekonomi berkembang, dan kampus-kampus semakin hidup. Namun Prof. Tholabi mengingatkan bahaya “ketimpangan kedewasaan”, yakni ketika fisik kota berlari kencang tetapi dimensi sosial dan spiritual masyarakat tertinggal.

Sebagai akademisi yang aktif mengikuti dinamika kehidupan keagamaan di wilayah perkotaan, Tholabi memandang bahwa pembangunan Tangsel membutuhkan dua kekuatan utama yakni kebijakan pemerintah dan kebijaksanaan ulama. Ia menggambarkannya sebagai dua sayap yang menyeimbangkan arah kota. Pemerintah bertugas menata tata kelola dan pelayanan publik, sementara ulama menjaga keteduhan nilai dan etika sosial.

Ketika keduanya berjalan seiring, kota menemukan titik seimbang antara kemajuan fisik dan kematangan moral.

Namun ia menekankan perlunya memperluas ruang dialog antara dua pihak itu. Kolaborasi harus dibangun tidak hanya dalam bentuk pertemuan formal, tetapi dalam percakapan strategis yang jujur, terbuka, dan berorientasi pada kebermanfaatan publik. Dalam bahasa agama, prinsip ta‘awun ‘ala al-birri wa al-taqwa, bekerja sama dalam kebaikan dan ketakwaan, menjadi fondasi yang seharusnya mengawal kebijakan.

READ  Pelaku Pembunuhan Anak Politisi PKS Cilegon Ternyata Pegawai Perusahaan

Dalam konteks pembangunan kota modern, Prof. Tholabi menyoroti narasi smart city yang hari ini semakin populer. Baginya, kecerdasan kota tidak tergantung pada jumlah aplikasi atau kecanggihan sistem digital, melainkan pada akhlak warganya. Ia menyebut “akhlak digital” sebagai tantangan serius: derasnya hoaks, komentar kasar, dan polarisasi opini menunjukkan bahwa teknologi tanpa kedewasaan moral dapat menciptakan ruang publik yang bising dan melelahkan.

Predikat “kota religius” yang disandang Tangsel juga ia maknai secara mendalam. Religiusitas kota, menurutnya, tidak ditentukan oleh seberapa banyak rumah ibadah berdiri, tetapi sejauh mana nilai agama meresap dalam perilaku sehari-hari, seperti kejujuran pegawai, keadilan pelaku usaha, kerukunan keluarga, dan keramahan warga dalam interaksi sosial. Keberagamaan kota diuji oleh karakter publiknya.

Dalam pandangan Prof. Tholabi, ada sejumlah pekerjaan rumah penting, antara lain memperkuat pelayanan publik berbasis integritas, memperluas ruang hijau, memanfaatkan transformasi digital untuk pelayanan masyarakat, serta melibatkan ulama dan tokoh masyarakat dalam perencanaan kebijakan.

Kepada warga Tangsel, ia mengajak untuk membangun rasa memiliki terhadap kota sebagaimana menjaga rumah sendiri, terus menghadirkan keramahan, menyebarkan kesejukan di media sosial, dan berkontribusi sekecil apa pun demi kemaslahatan bersama.

Tags: Guru Besar UIN JakartaHut tangerang selatanHut Tangsel
Previous Post

KH Yahya Cholil Staquf Resmi Diputuskan Tidak Lagi Jadi Ketum PBNU Mulai 26 November 2025

Next Post

Akhiri Konflik Internal, PWNU DKI Desak Gus Yahya dan Rais Aam Islah

Next Post
Rais Aam Desak Gus Yahya Mundur dari Ketum PBNU, Ini Alasannya

Akhiri Konflik Internal, PWNU DKI Desak Gus Yahya dan Rais Aam Islah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
aion-ut-sertifikasi-internasional

AION UT Raih Dua Sertifikasi Internasional, Bikin Pengisian Daya Makin Andal!

8 April 2026 | 22:00
ocean-buddy-dana-konservasi-laut-hiu-paus

Main Game di Aplikasi DANA, Bisa Bantu Selamatkan Hiu Paus!

12 Oktober 2025 | 21:00
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Kesembilan produk makanan olahan mengandung unsur babi tersebut teridentifikasi setelah dilakukan pembuktian melalui uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan BPJPH. Dari kesembilan produk tersebut, tujuh produk bersertifikat halal. Di sini, BPJPH memberikan sanksi berupa penarikan produk dari peredaran. Penarikan ini sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.

Marshmallow Mengandung Babi Masih Beredar di Minimarket

23 April 2025 | 11:52
“Road to YKABF 2026” menjadi aktivasi publik awal yang memperkenalkan semangat eksperimentasi dan aksesibilitas, kepada audiens yang lebih luas, khususnya mahasiswa, akademisi, dan kreator muda. YKABF mendorong artbook dan zine sebagai medium alternatif dalam produksi pengetahuan—yang bersifat personal, berbasis proses, dan lekat dengan eksplorasi material. Melalui rangkaian program kurasi—mulai dari showcase, diskusi, hingga eksplorasi langsung—acara ini membuka ruang dialog antara praktik artistik dan wacana akademik dalam konteks penerbitan independen.

Yogyakarta Art Book Fair Luncurkan Road to YKABF 2026

12 April 2026 | 15:21
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved