Jakarta, CoreNews.id – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, mengungkap sejumlah desa di tiga kecamatan masih terisolasi pascabanjir bandang dan longsor. Wilayah itu meliputi Desa Hutajulu Balik di Parmonangan, Pardomuan Nauli di Pematang Bandar, Siantarnapospos di Adian Koting, serta Dusun Simarsalaon di Desa Pertengahan Parmonangan. Beberapa desa terdampak parah seperti Pulogodang dan Panggugunan sudah dapat dilintasi kendaraan, dan bantuan terus mengalir ke posko pengungsian.
Kepala Desa Panggugunan, Trinding Naepos, menyebut lima warganya meninggal dunia, lima dirawat di rumah sakit, dan sebanyak 42 KK atau 120 jiwa mengungsi.
“Warga trauma. Siang di rumah, malam ke pengungsian,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pulogodang, Marator Simanulang, menyebut 200 KK atau 600 jiwa terdampak dan meminta pemerintah segera membersihkan material longsor karena desa masih rawan saat hujan deras.













