Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Wajib Halal yang Dimulai Tahun 2026 Akan Jadi Fondasi Ketahanan SDM

by Irawan Djoko Nugroho
30 Desember 2025 | 10:50
in Ekonomi
Menurut Haikal, produk halal tidak hanya memenuhi aspek kehalalan sesuai ketentuan agama, tetapi juga menekankan prinsip kebersihan, keamanan, higienitas, dan kualitas. Hal tersebut menjadi fondasi terpenting bagi ketahanan sumber daya manusia.

Ilustrasi: Halal. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Program Wajib Halal yang mulai berlaku pada Oktober 2026 menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat daya saing ekonomi halal nasional. Wajib Halal tidak semata-mata dimaknai sebagai pemenuhan kewajiban regulatif, melainkan juga sebagai instrumen negara dalam melindungi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing produk.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan dalam keterangannya di Jakarta (30/12/2025). Menurut Haikal, produk halal tidak hanya memenuhi aspek kehalalan sesuai ketentuan agama, tetapi juga menekankan prinsip kebersihan, keamanan, higienitas, dan kualitas. Hal tersebut menjadi fondasi terpenting bagi ketahanan sumber daya manusia.

Beberapa kategori produk yang wajib menjalankan sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 diantaranya adalah: Pertama, produk makanan dan minuman. Kedua, bahan baku, bahan tambahan pangan, dan bahan penolong untuk produk makanan dan minuman. Ketiga, hasil sembelihan dan jasa penyembelihan. Kategori tersebut berlaku bagi produk pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) maupun produk luar negeri.

Menurut Haikal kembali, khusus kewajiban sertifikasi halal juga mencakup produk lainnya. Seperti misalnya: Pertama, obat bahan alam, obat kuasi, dan suplemen kesehatan; kosmetik, produk kimiawi, dan produk rekayasa genetik. Kedua, barang gunaan seperti sandang, penutup kepala, dan aksesori. Ketiga, perbekalan kesehatan rumah tangga, peralatan rumah tangga, perlengkapan peribadatan umat Islam, alat tulis, perlengkapan kantor, serta alat kesehatan kelas risiko A.*

READ  9 Produk Bersertifikat Halal Ternyata Mengandung Babi, Publik Muslim Geram
Tags: Ahmad Haikal HasanBPJPHProgram Wajib Halal
Previous Post

Bye, Dompet Tebal! 5 Cara Liburan Cashless yang Praktis & Hemat Akhir Tahun

Next Post

Impor Baja Cina yang Tanpa Intervensi Merusak Industri Baja Nasional

Next Post
Menurut Harry, lonjakan impor baja dari Cina sesungguhnya didorong oleh disparitas harga akibat kebijakan subsidi di negara asal. Produk impor masuk ke pasar domestik dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan produk dalam negeri. Seperti contohnya, harga Hot Rolled Coil (HRC) Cina dicatat turun dari US$ 858 per ton pada 2022 menjadi sekitar US$ 549 per ton pada triwulan III 2025, mendorong lonjakan pangsa impor HRC dari 8% menjadi 32%.

Impor Baja Cina yang Tanpa Intervensi Merusak Industri Baja Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

bareng-blu-bca-digital-liburan-keluarga-seru-edukatif

Lima Alasan Pentingnya Asuransi Saat Long Weekend

16 Agustus 2026 | 17:00
Profil Destry Damayanti, PJS Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo, Ekonom Berpengalaman dengan Rekam Jejak Panjang

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

18 Agustus 2026 | 10:00
Semarak HUT RI ke-81, Warga Batara Parkview Cikasungka Gelar Beragam Perlombaan

Semarak HUT RI ke-81, Warga Batara Parkview Cikasungka Gelar Beragam Perlombaan

16 Agustus 2026 | 19:07
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
bi-luncurkan-kartu-kredit-indonesia

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia untuk Masyarakat

18 Agustus 2026 | 09:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved