Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Investor Bocorkan “Kesalahan Fatal” Founder Soal Keuangan

by Teguh Imam Suyudi
23 Januari 2026 | 14:00
in Tekno
rupiah-tembus-rp-16877-bi-buka-suara

Ilustrasi Uang dibuat ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Banyak pendiri startup (founder) terjebak melihat fungsi keuangan sekadar sebagai urusan administrasi belakang. Padahal, inilah “senjata” strategis utama untuk mengambil keputusan tepat, menarik investor, dan menghindari kegagalan.

Hal itu mengemuka dalam webinar terbaru Salamander Advisory bertajuk “Finance Packages: What Founders Get Wrong (and How to Fix It)” yang dipandu Florian Loloum, Senior Associate Salamander Advisory, Selasa, 8/1/2026.

investor-bocorkan-kesalahan-fatal-founder-soal-keuangan-startup
Floria Loloum (Foto: Dok. Salamander Advisory)

Sesi ini mengupas tuntas cara investor menilai paket keuangan secara praktis, titik rawan dalam due diligence, dan persiapan krusial yang sering terlewatkan founder sebelum fundraising. Berikut sejumlah kiat yang dibagikan:

1. Cash is King: Jangan Sampai Tertipu “Revenue”
Loloum menekankan, kesalahan paling klasik adalah menyamakan pendapatan (revenue) dengan kas. Kontrak besar bisa menaikkan valuasi, namun justru membebani arus kas jika termin pembayaran panjang.

“Profit itu konsep. Kas adalah kenyataan. Banyak startup gagal karena kas tak dikelola baik, bukan karena ide buruk,” tegasnya.

Ia menyarankan founder selalu memantau tiga hal: posisi kas di bank, burn rate bulanan (prioritas: pajak, utang, gaji), dan runway. “Proyeksi kas 13 minggu jadi alat vital untuk antisipasi masalah. Perbaiki siklus kas dengan menagih lebih cepat dan negosiasi termin lebih pendek,” ujarnya.

2. Unit Economics: Tolok Ukur Profitabilitas Sejati
Di era dimana investor kini lebih fokus pada profitabilitas, pemahaman mendalam tentang unit economics (UE) menjadi kunci. “Strategi rugi per pelanggan demi pertumbuhan volume sudah usang. UE harus dipahami sejak dini,” kata Loloum.

Founder wajib mengidentifikasi 6-10 metrik kunci sesuai model bisnis, seperti Customer Acquisition Cost (CAC), Lifetime Value (LTV), dan payback period. “Setiap keputusan investasi—dari marketing, event, hingga waktu tim—harus dievaluasi dampaknya pada UE. Ini membangun disiplin dan kejelasan menuju profit,” jelasnya.

READ  DE-CIX Indonesia Resmi Bergabung dengan APIX, Siap Perkuat Konektivitas Asia-Pasifik

3. Hindari “Overbuilding” dan Fundraising Emosional
Kesalahan strategis lain adalah membangun terlalu cepat: merekrut eksekutif senior sebelum product-market fit, membentuk tim tech besar tanpa roadmap jelas, atau terikat biaya tetap jangka panjang (sewa kantor mahal, kontrak vendor kaku).

“Biaya tetap kurangi fleksibilitas. Sebelum menambah biaya tetap, tanya: masalah apa yang mau diselesaikan dalam 90 hari ke depan?” sarannya.

Soal fundraising, ia mengingatkan untuk memperlakukannya sebagai langkah strategis, bukan reaksi panik. “Dana untuk capai milestone, bukan sekadar bertahan. Galang dana saat posisi aman, secukupnya. Terlambat, tekanan tinggi. Terlalu awal, menyebabkan dilusi tak perlu,” papar Loloum.

4. Kelola Risiko dengan Skenario dan Tata Kelola
Risiko harus dinilai rutin setiap kuartal. Pertanyaan kuncinya: “Apa yang secara realistis bisa membuat perusahaan kolaps dalam 12 bulan ke depan?”

Risiko bisa berasal dari ketergantungan pada sedikit pelanggan, satu platform, regulasi, hingga kehilangan talenta kunci. “Fungsi keuangan harus mengukur risiko dan siapkan penyangga, seperti tambahan runway, dana cadangan, dan perencanaan skenario (optimis, moderat, terburuk). Harapan mendorong maju, tapi perencanaan yang jaga perusahaan tetap bertahan,” tuturnya.

Dukungan Konkret untuk Founder
Salamander Advisory menawarkan layanan pendampingan bagi startup dan scale-up, meliputi dukungan fundraising (persiapan materi, pendampingan, due diligence), penyusunan tata kelola & alat keuangan, serta dukungan keuangan operasional dengan penempatan profesional.

“Peran kami beradaptasi bersama founder di setiap tahap pertumbuhan, memastikan eksekusi strategi keuangan berjalan solid,” pungkas Florian Loloum.

Tags: Bisnis TipsFinancia lPlanningFundingSalamander Advisorystartup
Previous Post

Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Next Post

Yusril Tegaskan Arah Reformasi Polri Fokus Pembenahan Internal dan Revisi UU

Next Post
KUHP Nasional Usung Pemidanaan Restoratif, Pemerintah Tekankan Pemulihan

Yusril Tegaskan Arah Reformasi Polri Fokus Pembenahan Internal dan Revisi UU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

total-hadiah-esports-world-cup-2026-capai-75-juta-usd

Gila! Total Hadiah EWC 2026 Capai Rp 1,2 Triliun

22 Januari 2026 | 13:00
Logo X

Twitter Berubah Jadi X di App Store

2 Agustus 2023 | 08:00
Dulux Rilis Colours of The Year 2026, Angkat ‘Rhythm of Blues™’ sebagai Simbol Ketenangan Ruang

Dulux Rilis Colours of The Year 2026, Angkat ‘Rhythm of Blues™’ sebagai Simbol Ketenangan Ruang

26 Januari 2026 | 20:22
Profil Siti Sarah, Istri Pertama Nabi Ibrahim AS

Profil Siti Sarah, Istri Pertama Nabi Ibrahim AS

11 Februari 2025 | 18:19
Viral Susu MBG Hanya 30 Persen Susu, Ini Kata BGN

Viral Susu MBG Hanya 30 Persen Susu, Ini Kata BGN

1 Oktober 2025 | 14:56
Penyelidikan terhadap Zhang disebut berkaitan dengan Gu Jun, mantan manajer China National Nuclear Corporation, lembaga yang mengawasi program nuklir sipil dan militer Cina. Gu dilaporkan menjadi pihak yang menyerahkan bukti terhadap Zhang dan kini turut diselidiki dalam kasus korupsi besar-besaran di industri pertahanan dan nuklir. Kasus ini mencuat di tengah upaya Cina mempercepat perluasan arsenal nuklirnya

Jenderal Senior Cina Dipecat Karena Bocorkan Rahasia Nuklir ke AS

26 Januari 2026 | 14:15
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved