Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Ahok Akui Tak Pernah Terima Laporan BPK Saat Jadi Komisaris Utama Pertamina

by Miroji
27 Januari 2026 | 16:11
in Hukum
Ahok Akui Tak Pernah Terima Laporan BPK Saat Jadi Komisaris Utama Pertamina

sumber foto: rri

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Mantan Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku tidak pernah menerima laporan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama masa jabatannya. Pernyataan tersebut disampaikan Ahok saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Dalam persidangan, jaksa mendalami fungsi pengawasan dewan komisaris terkait dugaan penyimpangan pengadaan yang disebut menimbulkan kerugian keuangan negara.

“Kami tidak pernah menerima laporan itu, di masa saya tidak ada,” ujar Ahok di hadapan majelis hakim.

Jaksa juga menyoroti dugaan pengadaan yang memenangkan pihak tertentu. Menurut Ahok, informasi tersebut tidak pernah disampaikan kepada dewan komisaris karena proses pengadaan tidak melibatkan mereka.

“Kami tidak mengetahui karena pengangkatan langsung oleh Menteri BUMN,” katanya.

Ahok menegaskan, jika terdapat temuan BPK, seharusnya ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi, baik oleh direksi maupun aparat penegak hukum. Selama menjabat, ia mengaku membangun sistem pengawasan digital untuk memantau pergerakan minyak dan keuangan Pertamina secara real time.

“Semua pergerakan bisa dipantau, keterlambatan kapal saja langsung terlihat,” ujarnya.

READ  Mau Kabur ke Malaysia, Buronan BLBI Ditahan Imigrasi
Tags: AhokBasuki Tjahaja Purnamakorupsi minyak mentahlaporan BPKPertaminaSidang Tipikor
Previous Post

Emas Dunia Cetak Rekor USD5.091, Harga Emas Antam Justru Turun

Next Post

Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi BI, Total Kekayaan Capai Rp74,4 Miliar

Next Post
Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo, Calon Menteri Keuangan?

Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi BI, Total Kekayaan Capai Rp74,4 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Sebagai informasi, perubahan status indeks pasar modal oleh MSCI akan memiliki dampak signifikan terhadap pergerakan dana global dan stabilitas makroekonomi suatu negara. Demikian pula jika kategori diturunkan dari Emerging Market menjadi Standalone Market, maka akan memiliki dampak yang ekstrem dibanding bila Indonesia tetap bertahan di status Emerging Market.

Adaptif dan Agile, Strategi OJK Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan

28 Oktober 2026 | 17:32
Sementara itu, Presiden Direktur Iqtishad Consulting Indonesia yang juga Ketua Umum MASPERA (Masyarakat Peduli Agraria), Associate Professor Agustianto Mingka, M.A., menyampaikan materi mengenai metodologi yurisprudensi ekonomi Islam sebagai pendekatan untuk memberikan solusi terhadap berbagai persoalan baru yang muncul seiring dinamika dan kemajuan ekonomi syariah di Indonesia.

KDEKS, Iqtishad Consulting dan Bank Indonesia Sulsel Gelar Sharia Economics Academic Development Forum 2026

27 Oktober 2026 | 14:07
sequis-life-asuransi-dwiguna

Literasi Asuransi Indonesia Meningkat, Inklusi Masih Rendah

25 Oktober 2026 | 17:00
Logo Danantara

Laba BUMN Naik 18,4 Persen Berkat Transformasi

27 Oktober 2026 | 09:00
Jakarta Fashion Week 2026 Resmi Dibuka, Angkat Warisan Budaya dan Regenerasi Desainer

Jakarta Fashion Week 2026 Resmi Dibuka, Angkat Warisan Budaya dan Regenerasi Desainer

27 Oktober 2026 | 11:39
5-kebiasaan-finansial-stabil-2026-ifg-life

Literasi Asuransi Indonesia Tertinggal dari Inklusi Keuangan

27 Oktober 2026 | 08:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved