Jakarta, CoreNews.id – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan datang pada Februari 2026. Kepastian awal puasa tetap menunggu penampakan hilal yang menjadi penanda masuknya bulan kesembilan kalender Islam.
Umat Muslim di berbagai penjuru dunia akan menjalankan ibadah puasa sejak fajar hingga matahari terbenam. Lama waktunya berbeda di tiap wilayah, dipengaruhi letak geografis serta panjang siang hari.
Wilayah lintang utara menjadi daerah dengan durasi puasa paling panjang. Kota Nuuk di Greenland, misalnya, mencatat waktu berpuasa lebih dari 16 jam. Hal serupa terjadi di Reykjavik, Islandia, yang mencapai sekitar 16 jam.
Selain itu, Helsinki di Finlandia serta Oslo di Norwegia juga mengalami puasa lebih dari 15 jam. Sejumlah kota lain di Eropa seperti Glasgow dan Dublin berada di kisaran 15 jam. Berlin, Amsterdam, Warsawa, hingga Moskwa memiliki durasi antara 14 sampai 15 jam.
Perbedaan ini merupakan dampak rotasi bumi dan posisi matahari yang menentukan panjang siang dan malam. Meski durasinya tak sama, tujuan dan makna ibadah puasa tetap seragam bagi umat Muslim di mana pun berada.













