Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Guru Besar UIN Jakarta Minta Publik Tenang Sikapi Polemik Zakat

by Miroji
1 Maret 2026 | 12:54
in Nasional
Guru Besar UIN Jakarta Minta Publik Tenang Sikapi Polemik Zakat
Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Polemik yang berkembang di ruang publik terkait pernyataan Menteri Agama mengenai zakat dinilai perlu disikapi secara tenang, proporsional, dan dengan kejernihan berpikir.

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan negatif dan lebih mengedepankan prinsip tabayun dalam memahami informasi.

Hal tersebut disampaikan Prof. Tholabi saat dimintai pandangan oleh media terkait kontroversi yang mencuat menjelang Ramadan. Menurutnya, dinamika yang terjadi lebih banyak dipicu oleh kesalahpahaman publik terhadap konteks pernyataan yang beredar di ruang digital.

Ia menilai, dalam era informasi yang sangat cepat, potongan pernyataan yang terlepas dari konteks utuh sering kali memicu interpretasi yang keliru dan memperbesar ketegangan di ruang publik.

“Dalam tradisi Islam, tabayun merupakan prinsip etika yang sangat fundamental. Ia menjadi mekanisme untuk menjaga kejernihan informasi dan mencegah kesimpulan yang prematur,” ujarnya seperti diterima CoreNews.id, Minggu (1/3/2026).

Prof. Tholabi yang juga menjabat Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan bahwa kedudukan zakat dalam Islam bersifat sangat jelas dan tidak pernah berubah sepanjang sejarah pemikiran hukum Islam.

Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an secara konsisten menempatkan zakat sebagai kewajiban utama umat Islam yang selalu berdampingan dengan perintah salat. Dalam perspektif normatif, zakat memiliki status qath‘i sebagai rukun Islam sekaligus kewajiban individual (fardhu ‘ain).

“Karena itu, secara teologis maupun fikih, tidak ada ruang perdebatan mengenai kewajiban zakat dalam Islam,” tegasnya.

Menurutnya, penegasan kembali Menteri Agama bahwa zakat tetap merupakan rukun Islam justru menunjukkan komitmen menjaga kejelasan posisi normatif zakat dalam ajaran Islam.

Prof. Tholabi melihat bahwa substansi gagasan yang disampaikan Menteri Agama sesungguhnya berada dalam kerangka penguatan ekosistem filantropi Islam secara lebih luas dan terintegrasi.

READ  Dari Istiqlal, Prof. Tholabi Serukan Pemuliaan Guru dan Pendidikan Berbasis Cinta

Ia menilai dorongan untuk mengoptimalkan wakaf, infak, dan sedekah merupakan strategi yang relevan dalam memperluas instrumen pemberdayaan ekonomi umat, terutama dalam konteks pembangunan ekonomi syariah nasional.

“Dalam perspektif maqashid al-syari‘ah, penguatan seluruh instrumen filantropi Islam merupakan langkah strategis untuk memperbesar kemaslahatan sosial dan mengurangi ketimpangan ekonomi,” jelasnya.

Menurutnya, zakat tetap menjadi fondasi kewajiban individual, sementara instrumen filantropi lainnya berfungsi sebagai pengungkit pembangunan sosial jangka panjang.

Lebih jauh, Prof. Tholabi mengingatkan bahwa polemik yang berkembang di ruang publik seharusnya tidak berubah menjadi kegaduhan yang kontraproduktif, terlebih menjelang Ramadan yang merupakan momentum penguatan spiritualitas dan solidaritas sosial.

Ia mengajak masyarakat untuk tetap mengedepankan sikap husnuzan, kedewasaan, dan proporsionalitas dalam menyikapi perbedaan pandangan di ruang publik.

“Yang terpenting adalah bagaimana energi umat tetap diarahkan pada penguatan kemaslahatan bersama, bukan pada polemik yang justru memperlebar jarak sosial,” pungkasnya.

Tags: Guru Besar UIN JakartaPolemik Dana Zakat
Previous Post

Harga BBM di Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Kembali Naik

Next Post

Harmoni Imlek Nusantara Bertemu Ramadhan, Menag: Simbol Toleransi Indonesia yang Mendunia!

Next Post
harmoni-imlek-ramadhan-menag

Harmoni Imlek Nusantara Bertemu Ramadhan, Menag: Simbol Toleransi Indonesia yang Mendunia!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Gunung Kawi: Antara Keindahan Alam, Sejarah, dan Mitos Pesugihan

Gunung Kawi: Antara Keindahan Alam, Sejarah, dan Mitos Pesugihan

16 Juli 2026 | 14:05
bank-china-panda-bond-indonesia

Bank of China Pimpin Penerbitan Panda Bond Perdana Indonesia, Perluas Akses Pendanaan di Pasar China

21 Juli 2026 | 09:00
istana-buka-suara-kisruh-penonaktifan-bpjs-kesehatan-2026

BPJS Kesehatan Tekor Rp2 Triliun per Bulan, Terancam Gagal Bayar pada 2027

10 Juni 2026 | 15:05
Sudaryono Ditunjuk Pimpin BGN, Posisi Wamentan Masih Kosong

Sudaryono Ditunjuk Pimpin BGN, Posisi Wamentan Masih Kosong

22 Juli 2026 | 13:06
Kaesang Pangarep gabung PSI

Kaesang Pangarep Resmi Gabung PSI

23 September 2023 | 16:40
Menurut Anton, pasar properti Jakarta tetap berada pada posisi yang kuat meskipun menghadapi tantangan ekonomi dan lingkungan global. Dan seiring perluasan jaringan transportasi massal, proyek seperti MRT Fase 2A dan pengembangan kawasan Dukuh Atas, semua itu akan membuka peluang baru bagi pengembangan perkantoran, hunian, ritel, hingga kawasan multifungsi.

Pasar Properti Indonesia Tetap Kuat Sekalipun Hadapi Tantangan Ekonomi dan Lingkungan Global

22 Juli 2026 | 15:50
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved