Jakarta, CoreNews.id — Bank Mandiri catatkan laba bersih tumbuh 16,7% secara tahunan menjadi Rp 8,9 triliun hingga Februari 2026. Pertumbuhan ini seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi digital masyarakat melalui Livin’ by Mandiri yang turut mendorong pertumbuhan pendapatan berbasis komisi. Pertumbuhan komisi yang masuk dari penggunaan aplikasi bahkan dicatat menjadi Rp 625 miliar atau meningkat 45,3% (yoy).
Hal tersebut disampaikan Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini di Jakarta (10/3/2026). Menurut Novita, total transaksi melalui aplikasi Livin’ by Mandiri sejak awal tahun sudah mencapai 738,7 juta transaksi. Di samping itu, total transaksi digital Bank Mandiri juga didorong oleh semakin meningkatnya transaksi pembayaran di berbagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).*













