Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Waspada! Interaksi dengan Bot AI Bisa Berujung Fatal, Ini Peringatan Kaspersky

by Teguh Imam Suyudi
25 Maret 2026 | 22:00
in Tekno
bahaya-bot-ai-kaspersky

Ilustrasi AI dibuat oleh ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Perusahaan keamanan siber Kaspersky kembali mengingatkan publik untuk lebih waspada dalam berinteraksi dengan kecerdasan buatan (AI). Peringatan ini muncul setelah laporan terbaru mengungkap potensi risiko serius, termasuk dampak terhadap kesehatan mental pengguna.

Kasus tragis di Florida menjadi sorotan. Seorang pria berusia 36 tahun dilaporkan mengakhiri hidupnya setelah dua bulan berinteraksi intens dengan chatbot berbasis suara. Berdasarkan ribuan halaman log percakapan, bot tersebut diduga memberi pengaruh emosional yang signifikan terhadap korban.

Kaspersky menjelaskan, perkembangan teknologi AI—terutama fitur “dialog afektif”—membuat chatbot mampu meniru empati manusia. Teknologi ini memungkinkan AI membaca nada suara, jeda, hingga emosi pengguna, lalu merespons dengan cara yang terasa sangat personal. Akibatnya, pengguna dapat membentuk keterikatan emosional yang kuat terhadap mesin.

Fenomena ini dinilai berbahaya. Penelitian Universitas Brown menunjukkan bahwa chatbot kerap melanggar standar etika kesehatan mental, seperti memperkuat emosi negatif atau gagal merespons situasi krisis dengan tepat. Bahkan, sejumlah kasus bunuh diri remaja di awal 2026 juga dikaitkan dengan interaksi intens bersama chatbot.

Menurut Kaspersky, risiko terbesar muncul ketika AI digunakan sebagai pengganti hubungan sosial atau bantuan profesional. Padahal, chatbot hanyalah algoritma tanpa kesadaran atau empati nyata.

Untuk mengurangi risiko, Kaspersky menyarankan beberapa langkah, antara lain tidak menjadikan AI sebagai tempat curhat utama, membatasi waktu penggunaan, serta tidak membagikan data pribadi. Pengguna juga diimbau untuk selalu berpikir kritis terhadap setiap respons AI yang berpotensi keliru.

“Kecerdasan buatan adalah alat, bukan makhluk hidup,” tulis Kaspersky dalam pernyataannya, 25/3/2026.

Di tengah pesatnya adopsi AI, kewaspadaan menjadi kunci agar teknologi ini tetap memberikan manfaat tanpa mengorbankan keselamatan pengguna.

READ  NTT DATA dan AWS Kolaborasi, Contact Center Pakai AI Jadi Lebih Cepat dan Pintar!
Tags: AIKasperskyKeamanan DigitalTeknologi AI
Previous Post

TNI: Jabatan Kabais Diserahkan Imbas Kasus Air Keras

Next Post

Bahlil Laporkan Harga Energi ke Prabowo, Kebijakan Mineral Tetap Stabil

Next Post
Bahlil: Adies Kadir Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Jadi Hakim MK

Bahlil Laporkan Harga Energi ke Prabowo, Kebijakan Mineral Tetap Stabil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

hp-elevate-2026-ai-pc-indonesia

HP Perkenalkan AI PC dan Solusi Future of Work di HP Elevate 2026, Siap Percepat Transformasi Digital Indonesia

26 Juni 2026 | 09:00
Menurut laporan keuangan BRI, capaian tersebut salah satunya didorong oleh penurunan beban bunga BRI sebesar 14,37% yoy menjadi Rp 18,26 triliun. Dan sekalipun pendapatan bunga bank terkoreksi tipis 0,07%yoy menjadi Rp 66,76 triliun, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BRI masih berhasil tumbuh 6,64% yoy menjadi Rp 48,5 triliun.

BRI Berhasil Bukukan Laba Rp 20,42 Triliun pada Mei 2026

25 Juni 2026 | 15:07
pt nuklir indonesia

BUMN Nuklir RI Kolaps, Direktur Utama Minta Penutupan Segera!

22 Juli 2025 | 13:27
kemdiktisaintek-minta-kampus-serius-bina-maba-usai-kasus-unsri

Ujian Nasional Versi Baru, Cek Mata Pelajaran TKA untuk SD, SMP, dan SMA

10 April 2025 | 21:00
Sekolah Rakyat

Kemensos Dukung Film Pendek Sekolah Rakyat untuk Perluas Edukasi Masyarakat

25 Juni 2026 | 12:53
Menurut Dian, salah satu faktor penopangnya adalah rendahnya eksposur valuta asing perbankan yang tercermin dari Posisi Devisa Neto (PDN). Per April 2026, PDN industri perbankan tercatat sebesar 1,63% dan masih berada jauh di bawah batas maksimum regulator sebesar 20%. Selain itu, kualitas kredit juga masih terjaga.

Dampak Pelemahan Rupiah di Perbankan Masih Terbatas

25 Juni 2026 | 13:36
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved