Jakarta, CoreNews.id – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan pentingnya hubungan harmonis antara ulama dan umara (pemimpin) dalam menjaga stabilitas nasional.
Menurutnya, penyelenggara negara membutuhkan masukan ulama dalam menjalankan tugas, termasuk di DPR dan MPR.
“Majelis Ulama Indonesia sejak awal berdiri tidak pernah boleh terlalu jauh dengan umara, meski kadang perlu menasihati,” ujarnya dalam Silaturahmi Nasional ormas Islam di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Ia menilai kehadiran ulama penting untuk menenangkan masyarakat, terutama saat menghadapi kegelisahan. Muzani mengingatkan jarak antara ulama dan umara berpotensi memicu kesalahpahaman.
Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia bersama 10 ormas Islam juga mendeklarasikan taujihat sebagai pedoman menjaga persatuan dan perdamaian.
“Mudah-mudahan semangat ini menjadi cara pandang baru bahwa bangsa kita tetap optimis,” kata Muzani.













