Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

TNI AU Perkuat Pertahanan Udara dengan Skuadron Tempur di Sulawesi Tenggara

Penempatan skuadron tempur di Lanud Haluoleo Kendari menjadi bagian dari strategi modernisasi alutsista dan penguatan wilayah Indonesia Timur

by Teguh Imam Suyudi
28 April 2026 | 14:00
in News
f16-super-tucano-mendarat-tol-trans-sumatera

Ilustrasi Pesawat F-16 Mendarat di Jalan Tol dibuat oleh ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) terus memperkuat pertahanan udara nasional melalui rencana penempatan skuadron pesawat tempur di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) sekaligus penguatan posisi Indonesia di kawasan timur.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengatakan, wilayah Sultra dipilih karena memiliki posisi geografis yang strategis sebagai pintu gerbang menuju Indonesia Timur. Penempatan kekuatan udara tersebut direncanakan berpusat di Pangkalan Udara (Lanud) Haluoleo, Kendari.

“Wilayah ini sangat strategis bagi Angkatan Udara, ibarat gerbang menuju kawasan timur Indonesia,” ujar Tonny usai menghadiri kegiatan Semarak Dirgantara di Kendari, Senin, 27/4/2026.

Penguatan Alutsista dan Satuan Tempur

Menurut Tonny, rencana ini masih dalam tahap persiapan dan kajian mendalam, termasuk penentuan jenis pesawat tempur berteknologi terbaru yang akan ditempatkan. Kehadiran skuadron tempur di Sultra diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara nasional.

Selain penambahan pesawat tempur, TNI AU juga berencana memperkuat Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) di wilayah tersebut. Penambahan jumlah personel akan dilakukan secara bertahap untuk mendukung operasional satuan tempur yang lebih lengkap dan modern.

Prioritas SDM Lokal

Dalam pengembangan kekuatan ini, TNI AU menekankan pentingnya pemberdayaan sumber daya manusia lokal. Putra-putri daerah Sulawesi Tenggara akan diprioritaskan untuk bergabung sebagai prajurit TNI AU dan berpeluang mengabdi di daerah asal.

“Kami ingin satuan tempur semakin lengkap dan masyarakat lokal turut berperan aktif dalam pengabdian,” kata Tonny.

Langkah ini dinilai tidak hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas SDM di daerah.

READ  Hari Bakti TNI AU Perkuat Kedaulatan Udara Indonesia

Dukungan Pemerintah Daerah

Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menyambut positif rencana tersebut. Ia menilai pengembangan Lanud Haluoleo akan berdampak luas, tidak hanya pada sektor pertahanan, tetapi juga konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Andi, peningkatan fasilitas pangkalan udara sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mendorong status bandara menjadi bertaraf internasional. Hal ini diharapkan membuka akses Sultra ke jaringan global, baik dalam bidang transportasi maupun investasi.

“Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu membuka akses Sultra ke dunia luar,” ujarnya.

Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah ini menjadi sinyal kuat bahwa Sulawesi Tenggara memiliki peran strategis dalam penguatan pertahanan nasional sekaligus pengembangan kawasan Indonesia Timur.

Tags: Alutsista Modernpertahanan udaraSulawesi TenggaraTNI AU
Previous Post

KAI Pastikan Korban Insiden Bekasi Timur Tertangani, Posko Informasi Dibuka untuk Keluarga

Next Post

China Blokir Akuisisi Startup AI Manus oleh Meta, Rivalitas Teknologi AS–China Kian Memanas

Next Post
china-blokir-akuisisi-manus-meta

China Blokir Akuisisi Startup AI Manus oleh Meta, Rivalitas Teknologi AS–China Kian Memanas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Abdul Chalid yang dilantik pada Agustus 2026 menggantikan pejabat sebelumnya, Muhammad Matsani, mengajak AMKI untuk bisa berperan serta membantu Kesbangpol dalam menghadapi panasnya eskalasi politik yang sudah mulai memanas belakangan ini.

Kondusivitas Jakarta hingga Persiapan 5 Abad Jakarta Jadi Program Bersama AMKI Jaya dan Kesbangpol DKI

12 September 2026 | 20:26
pakaian-pelindung-kulit-abu-vulkanik

Pakaian Tertutup Lindungi Kulit dari Abu Vulkanik

8 September 2026 | 08:00
cara-cek-bayar-denda-tilang-online

Daftar Lokasi Kamera Tilang Elektronik (ETLE) Terbaru di Jakarta dan Sekitarnya

18 Mei 2025 | 09:00
prabowo-tegaskan-kekuatan-brics-harus-berdampak-nyata

Prabowo Tegaskan Kekuatan BRICS Harus Berdampak Nyata

13 September 2026 | 09:00
Dengan diketahuinya celurit yang tidak lain adalah krětāla atau senjata asli dalam sejarah Jawa Kuna menurut kajian arkeologis dan filologis, maka Sakera atau Sadiman atau Sagiman sebagai sosok yang melakukan perlawanan terhadap kebijakan Belanda dengan celurit sebagai senjata, dapat dikatakan merupakan sosok yang mempopulerkan kembali celurit sebagai sebuah senjata pembunuh.

Celurit Dalam Tinjauan Sumber Arkeologis dan Filologis

28 Februari 2024 | 04:10
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved