Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Bank Kalbar Tunjuk Dirut Baru, Fokus Perluas Kredit UMKM di Kalimantan Barat

Penunjukan Edy Kusnadi sebagai calon Direktur Utama diharapkan memperkuat ekspansi pembiayaan UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan tetap menjaga kualitas kredit.

by Teguh Imam Suyudi
4 Mei 2026 | 22:00
in News
bank-kalbar-dirut-baru-umkm

Bank Kalbar

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Bank pembangunan daerah (BPD) terus didorong memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi regional. Di tengah tuntutan menjaga kinerja keuangan tetap sehat, bank daerah juga diharapkan mampu memperluas pembiayaan ke sektor produktif, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bank Kalbar menjadi salah satu BPD yang bergerak memperkuat organisasi dan strategi bisnis. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai calon Direktur Utama (Dirut).

Penunjukan tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap program pemerintah sekaligus meningkatkan kontribusi Bank Kalbar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat.

Kinerja Keuangan Dinilai Solid

Edy menilai Bank Kalbar memiliki fondasi bisnis yang kuat untuk menjalankan fungsi intermediasi secara optimal. Berdasarkan laporan kinerja keuangan tahun 2025, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross tercatat 1,85 persen dan NPL net 0,58 persen.

Efisiensi operasional juga terjaga dengan rasio BOPO sebesar 69,94 persen. Sementara itu, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) mencapai 36,97 persen.

Dari sisi profitabilitas, return on asset (ROA) Bank Kalbar berada di level 2,61 persen dan return on equity (ROE) mencapai 12,28 persen. Likuiditas perseroan juga dinilai sehat dengan loan to deposit ratio (LDR) sebesar 85,59 persen.

Pada 2025, total aset Bank Kalbar tercatat mencapai Rp 27,68 triliun dengan aset produktif sebesar Rp 26,75 triliun. Kondisi tersebut mendorong laba bersih perseroan mencapai Rp 511 miliar.

“Hal tersebut menunjukkan Bank Kalbar sangat siap dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ekonomi daerah,” kata Edy dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).

Bidik Ekspansi Kredit UMKM

Ke depan, Bank Kalbar membidik peningkatan pembiayaan UMKM sebagai salah satu fokus utama perseroan. Hingga 31 Maret 2026, penyaluran kredit UMKM tercatat mencapai Rp 2,93 triliun dengan jumlah debitur lebih dari 19.000 nasabah.

READ  UMKM Tembus Afrika, 24 Ton Gula Kelapa Diekspor ke Ghana

“Bank Kalbar siap meningkatkan porsi UMKM lebih besar dari tahun 2025,” ujar Edy.

Meski membidik ekspansi kredit UMKM, perseroan menegaskan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian melalui penguatan manajemen risiko, fungsi kepatuhan, dan audit berkala.

Dengan strategi ekspansi yang terukur dan kondisi keuangan yang solid, Bank Kalbar diharapkan mampu memperkuat perannya dalam memperluas akses pembiayaan sektor produktif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Tags: Bank KalbarEkonomi DaerahKreditUMKMUMKM
Previous Post

OJK Rilis QR Code STTD untuk Cegah Pialang Asuransi Ilegal

Next Post

Pemprov Bali Ajukan 12 Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Idul Adha 2026

Next Post
Pemprov Bali Ajukan 12 Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Idul Adha 2026

Pemprov Bali Ajukan 12 Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Idul Adha 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Jokowi Angkat Eks Ketum PSI Jadi Staf Khusus Presiden

Inilah Susunan Komisaris dan Direksi MIND ID usai Grace Natalie Masuk

11 Juni 2024 | 10:37
Tiga Pendaki Tewas dalam Erupsi Gunung Dukono, Dua WN Singapura Ditemukan Dekat Kawah

Tiga Pendaki Tewas dalam Erupsi Gunung Dukono, Dua WN Singapura Ditemukan Dekat Kawah

11 Mei 2026 | 12:03
Silsilah Nabi Ibrahim AS

Silsilah Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:48
Ketiga, greek yoghurt. Minuman ini merupakan versi yoghurt yang lebih kental dan lebih asam dibanding yoghurt biasa karena kandungan airnya telah disaring, sehingga memiliki kandungan protein lebih tinggi. Greek yoghurt juga kaya akan kultur hidup yang dapat langsung mendukung kesehatan mikrobioma usus. Kandungan protein yang ada juga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sementara kandungan kalsiumnya bermanfaat bagi kesehatan tulang

Tiga Sarapan Sehat untuk Kesehatan Pencernakan

11 Mei 2026 | 12:06
Menurut Ratna kembali, bank yang berfokus di segmen ritel dan UMKM tidak terpengaruh secara signifikan oleh fluktuasi ekonomi global. Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai contohnya. Pada Maret 2026, dicatat memiliki rasio NIM di level 7,7%. Rasio ini didukung oleh porsi CASA yang sampai 68% dari total dana pihak ketiga (DPK) BRI.

Jaga Margin Keuntungan, Bank Harus Perkuat Porsi Dana Murah

11 Mei 2026 | 11:36
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved