Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Ponpes Buntet Alihkan Dukungan dari Ganjar ke Prabowo

by Miroji
4 Januari 2024 | 10:48
in Pemilu
Ponpes Buntet Alihkan Dukungan dari Ganjar ke Prabowo

sumber foto: viva.co.id

Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Buntet Cirebon alihkan dukungan capres. KH Adib Rofiuddin Izza, memberi penjelasan kenapa di Pilpres 2024 ini pihaknya mengubah dukungan, dari sebelumnya Ganjar Pranowo – Mahfud MD, dan kini resmi mendukung Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka.

Deklarasi dukungan itu disampaikan langsung Kiai Adib, di Media Center Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, di Jakarta Selatan, Rabu, 3 Januari 2024.

Saat ditanya mengenai alasan beralih dukungan, Kiai Adib tidak memberikan jawaban secara lugas. Dia hanya menyampaikan yang terjadi beberapa waktu terakhir ini adalah dinamika politik biasa.

“Oh enggak, itu dinamika politik kayak gitu, biar ramai,” ucap Kiai Adib kepada wartawan.

Kiai Adib lantas mengaku, dirinya melihat Prabowo sebagai sosok yang sangat memperhatikan pondok pesantren dan masyarakat. Prabowo, kata dia, hanya ingin berkhidmat kepada bangsa dan negara.

“Saya yakin, beliau tidak mengharapkan jabatan, tidak mengharapkan apa-apa, cuma satu dia itu untuk berkhidmat kepada bangsa dan negara. Itu saja,” ungkapnya.

Sementara Sekretaris Tim Kampanye Nasional atau TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid mengatakan sejak awal Kiai Adib bersama Ponpes Buntet memang mendukung langkah Prabowo Subianto.

“Dari awal, beliau (mendukung) Pak Prabowo,” kata Nusron.

READ  Pilkada Kab Serang Diulang, MK Batalkan Kemenangan Istri Mendes
Tags: Pilpres 2024Prabowo Subianto
Previous Post

Program Subsidi Motor Listrik Sepi Peminat

Next Post

Jika Terpilih, Anies Akan Ubah Program MEF Jadi NEF

Next Post
Jika Terpilih, Anies Akan Ubah Program MEF Jadi NEF

Jika Terpilih, Anies Akan Ubah Program MEF Jadi NEF

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

cara-mengatasi-hp-tidak-ada-layanan-sinyal

HP Tidak Ada Layanan dan Sinyal? Begini Cara Mengatasinya

21 Juni 2025 | 17:00
ntb-integrasi-pembangunan-rendah-karbon

NTB Perkuat Pembangunan Rendah Karbon

7 Maret 2026 | 19:00
Logo X

Twitter Berubah Jadi X di App Store

2 Agustus 2023 | 08:00
Menurut Budi, penangguhan konsesi akan difokuskan kepada sektor barang, namun terbuka kepada sektor lainnya. Jumlah kerugian akan dipastikan dihitung seksama dan penanganan kasus dilakukan efektif dengan secara paralel tetap menjaga hubungan bilateral dengan UE.

Sengketa Minyak Sawit Indonesia-UE Masih Berlanjut di WTO

8 Maret 2026 | 12:19
Menurut Duddy, untuk arus mudik, kebijakan WFA akan diberlakukan pada 16–17 Maret sehingga masyarakat memiliki fleksibilitas waktu perjalanan sebelum puncak kemacetan terjadi. Sementara untuk arus balik, WFA diusulkan berlaku pada 25–27 Maret setelah masa cuti bersama Idul Fitri berakhir.

Antisipasi Puncak Mudik 16 dan 18 Maret, Pemerintah Berlakukan WFA

8 Maret 2026 | 12:55
Profil Singkat Nabi Ibrahim AS

Profil Singkat Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:59
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved