Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Masyarakat Kini Bisa Nominasikan Masjid Kebanggaan Mendapat Paket Kebersihan Untuk 1000 Masjid

by Irawan Djoko Nugroho
7 Maret 2024 | 07:25
in Indeks
Masjid yang dinominasikan akan dapat manfaat dari program yang ada. Adapun manfaat positif dari program ini berupa paket kebersihan yang dapat meningkatkan kenyamanan jamaah dan kehigienisan masjid.

“Gerakan Masjid Bersih 2024”

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — “Gerakan Masjid Bersih 2024” yang mendapatkan dukungan penuh dari Pengurus Pusat DMI, Pengurus DMI Wilayah, para Imam Besar Masjid dan Pengurus Harian Masjid, hingga pihak Pemerintah, membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk menominasikan masjid kebanggaan mereka. Hal ini disampaikan Head of Home & Hygiene Unilever Indonesia, Anggya Kumala di Jakarta (6/3/2024). Masjid yang dinominasikan akan dapat manfaat dari program yang ada. Adapun manfaat positif dari program ini berupa paket kebersihan yang dapat meningkatkan kenyamanan jamaah dan kehigienisan masjid.

Kesempatan dibuka mulai tanggal 17 Februari – 31 Maret 2024. Masyarakat dapat menghubungi nomor WhatsApp +628561581158 dengan mengirimkan foto dan cerita menarik tentang masjid mereka. Ada kesempatan 1.000 masjid yang bisa dinominasikan.

Sebagaimana diketahui, kegiatan “Gerakan Masjid Bersih 2024” pembersihan yang dilakukan meliputi lantai ruangan, selasar, toilet dan ruang wudhu masjid agar terbebas dari bakteri dan virus. Selain itu pencucian perangkat sholat hingga peralatan masak dan makan agar aman dipergunakan oleh pengurus masjid ataupun jamaah.*

READ  Puncak Pelaksanaan “Gerakan Masjid Bersih 2024” Unilever Indonesia di Masjid Akbar Kemayoran
Tags: Gerakan Masjid Bersih 2024Unilever Indonesia
Previous Post

Puncak Pelaksanaan “Gerakan Masjid Bersih 2024” Unilever Indonesia di Masjid Akbar Kemayoran

Next Post

AS Akui Prabowo Unggul Dalam Pilpres 2024

Next Post
AS Akui Prabowo Unggul Dalam Pilpres 2024

AS Akui Prabowo Unggul Dalam Pilpres 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

Kwik Kian Gie

Wafat di Usia 90, Ini 6 Warisan Pemikiran Kwik Kian Gie yang Masih Menginspirasi

29 Juli 2025 | 16:40
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
net-buy-asing-ihsg-rekor-saham-diborong

Net Buy Asing Tembus Rp 4,46 Triliun, Ini 10 Saham Paling Diborong Saat IHSG Cetak Rekor Baru

16 Januari 2026 | 21:00
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
Menurut Billy, kakao dan kopi memiliki keunggulan ekologis dibanding komoditas lain karena tidak mendorong pembabatan hutan yang menyebabkan homogenisasi hutan. Sistem tanamnya pun, masih mempertahankan tutupan hutan. Sehingga, masih ada shade tree dan tanamannya bisa berada di antara hutan produksi, tidak menjadi monokultur.

Pembangunan Ekonomi Papua Seharusnya Bertumpu pada Kakao dan Kopi Bukan Sawit

17 Januari 2026 | 13:29
skandal-dsi-ponzi-berkedok-syariah

Skandal DSI: Ponzi Berkedok Syariah

15 Januari 2026 | 22:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved