Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Mantan Menhan Korsel Resmi Ditangkap Setelah Darurat Militer

by Miroji
11 Desember 2024 | 11:20
in Internasional
Mantan Menhan Korsel Resmi Ditangkap Setelah Darurat Militer
Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Mantan Menteri Pertahanan Korea Selatan, Kim Yong Hyun, resmi ditangkap pada Rabu (11/12/2024). Penangkapan ini dilakukan atas tuduhan berkolusi dengan Presiden Yoon Suk Yeol untuk memberlakukan darurat militer pada 3 Desember.

Kim diduga merekomendasikan pemberlakuan darurat militer dan mengirim pasukan untuk menghalangi anggota parlemen yang hendak memberikan suara. Kim mengundurkan diri pada Kamis (5/12/2024) dan telah ditahan sejak Minggu (8/12/2024), dilansir dari CTV News.

Jika terbukti bersalah atas tuduhan pemberontakan, Kim bisa menghadapi hukuman mati. Kim mengakui tanggung jawab penuh atas keputusan tersebut dan meminta maaf.

Sementara itu, oposisi mendesak penunjukan penasihat khusus guna menyelidiki Presiden Yoon dan pejabat militer lainnya terkait insiden tersebut. Selama sidang parlemen, Kwak Jong-keun, komandan Komando Perang Khusus Angkatan Darat, bersaksi menerima instruksi langsung dari Kim.

Ia mengatakan instruksi tersebut adalah menghalangi anggota parlemen memasuki ruang utama Majelis Nasional. Instruksi tersebut dimaksudkan untuk mencegah parlemen membatalkan keputusan Yoon tentang darurat militer.

Kim Dae-woo, perwira kontraintelijen militer, mengungkapkan bahwa komandan mereka, Yeo In-hyung, bertanya tentang kemungkinan menahan politisi. Hal ini terjadi setelah pemberlakuan darurat militer.

Yeo dan Kwak kini juga menghadapi tuduhan pemberontakan bersama dengan Kim dan Yoon. Pada Sabtu (7/12/2024), Yoon menghindari pemakzulan setelah sebagian besar anggota partai yang berkuasa memboikot pemungutan suara.

Namun, partai oposisi berencana mengajukan pemungutan suara baru terkait pemakzulan Yoon dan pejabat lainnya. Jika Yoon dimakzulkan, kekuasaannya akan ditangguhkan hingga Mahkamah Konstitusi memutuskan apakah akan mengembalikan atau mencabut kekuasaannya.

READ  Hamas Tolak Tawaran Baru Israel, Gencatan Senjata Batal
Tags: Darurat MiliterKorsel
Previous Post

Mercedes Tengah Kembangkan Cat Tenaga Surya Buat Mobil Listrik Tidak Perlu Dicharger

Next Post

Kedubes Suriah di Jakarta Kibarkan Bendera Baru

Next Post
Kedubes Suriah di Jakarta Kibarkan Bendera Baru

Kedubes Suriah di Jakarta Kibarkan Bendera Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

aion-ut-sertifikasi-internasional

AION UT Raih Dua Sertifikasi Internasional, Bikin Pengisian Daya Makin Andal!

8 April 2026 | 22:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
ocean-buddy-dana-konservasi-laut-hiu-paus

Main Game di Aplikasi DANA, Bisa Bantu Selamatkan Hiu Paus!

12 Oktober 2025 | 21:00
“Road to YKABF 2026” menjadi aktivasi publik awal yang memperkenalkan semangat eksperimentasi dan aksesibilitas, kepada audiens yang lebih luas, khususnya mahasiswa, akademisi, dan kreator muda. YKABF mendorong artbook dan zine sebagai medium alternatif dalam produksi pengetahuan—yang bersifat personal, berbasis proses, dan lekat dengan eksplorasi material. Melalui rangkaian program kurasi—mulai dari showcase, diskusi, hingga eksplorasi langsung—acara ini membuka ruang dialog antara praktik artistik dan wacana akademik dalam konteks penerbitan independen.

Yogyakarta Art Book Fair Luncurkan Road to YKABF 2026

12 April 2026 | 15:21
Kesembilan produk makanan olahan mengandung unsur babi tersebut teridentifikasi setelah dilakukan pembuktian melalui uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan BPJPH. Dari kesembilan produk tersebut, tujuh produk bersertifikat halal. Di sini, BPJPH memberikan sanksi berupa penarikan produk dari peredaran. Penarikan ini sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.

Marshmallow Mengandung Babi Masih Beredar di Minimarket

23 April 2025 | 11:52
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved