Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Ekonomi Korea Selatan Melambat, Imbas Darurat Militer

by Miroji
24 Desember 2024 | 12:38
in Internasional
Ekonomi Korea Selatan Melambat, Imbas Darurat Militer
Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Menteri Keuangan Korea Selatan, Choi Sang-mok menyatakan, perlambatan ekonomi tidak dapat dihindari, imbas dari deklarasi darurat militer. Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol sendiri kembali absen dari sesi sidang kasus darurat militer, Senin (23/12/2024).

Melansir dari CNA, pemerintah kini bersiap untuk merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini dan tahun depan. Choi menekankan, situasi politik saat ini telah memengaruhi sentimen ekonomi, sehingga risiko penurunan pertumbuhan ekonomi menjadi semakin besar.

Proyeksi pertumbuhan tahun depan diperkirakan akan diturunkan, dan kemungkinan besar berada di bawah tingkat pertumbuhan potensial. Nilai tukar won Korea Selatan mencapai level terlemahnya dalam 15 tahun, sepekan terakhir.

Pelemahan ini dipicu oleh ketidakpastian politik domestik. Berawal dari perintah darurat militer singkat Presiden Yoon pada 3 Desember lalu, diikuti dengan proses pemakzulan dirinya.

Dipertegas mengenai kemungkinan penyusunan anggaran tambahan pada awal tahun depan, Choi enggan merinci. Namun, ia menegaskan, kebijakan fiskal perlu memainkan peran aktif dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini.

Pemerintah akan bekerja sama dengan Bank of Korea untuk merespons volatilitas tajam di pasar valuta asing. Fokus utamanya adalah menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan akibat gejolak politik yang belum terselesaikan.

Situasi politik yang tidak menentu ini turut menambah tekanan pada ekonomi domestik. Tekanan ekonomi ini membuat penurunan nilai tukar won yang berdampak pada kepercayaan investor.

Pemerintah menyadari perlunya langkah tegas untuk menjaga stabilitas pasar valuta asing. Pemerintah berkomitmen untuk memantau perkembangan ekonomi. 

Mereka juga mengambil langkah-langkah yang mungkin diperlukan. Hal ini guna melindungi stabilitas ekonomi Korea Selatan di masa mendatang.

READ  Kerugian Kebakaran Los Angeles Lebih Separuh APBN Indonesia
Tags: Darurat MiliterKorea Selatan
Previous Post

Indonesia-Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Kearsipan

Next Post

Rencana Pertemuan dengan Putin, Trump Akui Bahas Ukraina

Next Post
Rencana Pertemuan dengan Putin, Trump Akui Bahas Ukraina

Rencana Pertemuan dengan Putin, Trump Akui Bahas Ukraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Selain rupiah, ringgit Malaysia terkoreksi 0,09%. Dolar Taiwan tertekan 0,07% dan baht Thailand tertekan 0,06%. Won Korea Selatan juga turun 0,04%. Selain itu, dolar Hong Kong melemah tipis 0,008%.

Rupiah Terjun Bebas Menjadi Rp 17.738 Per Dolar AS

20 Mei 2026 | 09:49
Menurut Yvonne, Indonesia mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan Internasional yang ditahan.

Sembilan WNI Ditangkap Israel, Kemenlu Upayakan Pembebasan

20 Mei 2026 | 10:49
Menurut Ivy, produk yang diluncurkan PT Prudential Life Assurance bekerja sama dengan PT Bank UOB Indonesia ini, memberi banyak kemudahan. Misalnya, jika Nasabah masih hidup hingga akhir masa pertanggungan, maka seluruh premi yang telah dibayarkan akan dikembalikan kepada Nasabah.

PRUIncome Protection Asuransi Khusus Nasabah Muda Resmi Diluncurkan

18 Januari 2025 | 21:00
Sementara itu, harga emas di Pegadaian tetap naik. Harga emas UBS, Antam, dan Galeri24 masing-masing naik menjadi Rp 2.845.000, Rp 2.887.000, dan Rp 2.782.000 per gram. Ini dikutip dari laman Sahabat Pegadaian Jakarta, Rabu pukul 07.38 WIB. Sebelumnya, harga ketiganya di Pegadaian pada Selasa (19/5/2026) dicatat sebagai berikut. Harga emas UBS Rp 2.788.000, Antam Rp 2.861.000, dan Galeri24 Rp 2.756.000 per gram

Harga Emas Antam Turun, Harga Emas Pegadaian Naik

20 Mei 2026 | 10:16
PT Griya Idola kembangkan proyek terbaru Griya Idola Residence Tangerang

Griya Idola Residence Perumahan Berkonsep Oasis dan Eco-Friendly

21 September 2023 | 16:26
Parlemen Turki resmi hapus produk Coca Cola dan Nestle dari restoran

Coca Cola dan Nestle Resmi Diboikot Di Turki

8 November 2023 | 08:30
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved