Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Daya Beli Masyarakat Lemah, Wisatawan ke Bandung Barat 2024 Anjlok

by Irawan Djoko Nugroho
3 Januari 2025 | 21:28
in Gaya Hidup
Tidak hanya akumulasi tahun 2024, lesunya kunjungan juga terjadi pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kawasan wisata Lembang malah sepi pengunjung di momen libur panjang ini. Angka okupansi hotel juga cenderung rendah dibandingkan libur Nataru tahun sebelumnya. Menurut Publik Relation The Great Asia Africa (TGAA) Lembang Intan Setiati, di libur Nataru kali ini okupansi kunjungan menurun hingga 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya

Ilustrasi: Salah Satu Destinasi Wisata Lembang

Bagikan sekarang:

Bandung Barat, CoreNews.id — Wisatawan ke Kabupaten Bandung Barat dicatat merosot sepanjang tahun 2024. Berdasarkan data Dinas Parisiwata dan Kebudayaan (Disparbud), jumlah kunjungan wisatawan mencapai 3.024.056 orang. Angka tersebut cenderung terjun bebas dibanding tahun 2023 yang menyentuh angka 3.812.202 wisatawan.

Hal ini disampaikan Kepala Disparbud KBB Akhmad Panji Hernawan (3/1/2025). Menurut Akhmad, penyebab anjloknya kunjungan wisatawan ke Bandung Barat, khususnya ke Lembang yang dikenal dengan objek wisata alamnya, di antaranya karena kondisi cuaca ekstrem, lemahnya daya beli masyarakat, serta kehadiran alternatif wisata di luar Bandung Barat. Dari ketiga faktor itu, penurunan daya beli masyarakat dicatat menjadi pemicu utama ketimbang dua faktor lainnya.

Tidak hanya akumulasi tahun 2024, lesunya kunjungan juga terjadi pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kawasan wisata Lembang malah sepi pengunjung di momen libur panjang ini. Angka okupansi hotel juga cenderung rendah dibandingkan libur Nataru tahun sebelumnya. Menurut Publik Relation The Great Asia Africa (TGAA) Lembang Intan Setiati, di libur Nataru kali ini okupansi kunjungan menurun hingga 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.*

READ  Whip Pink Termasuk Zat Adiktif yang Terlarang
Tags: DisparbudKabupaten Bandung BaratLembang
Previous Post

Klarifikasi OCCRP Masuknya Jokowi Sebagai Nominasi Tokoh Paling Korup 2024

Next Post

Atmakusumah, Inspirasi Kebebasan Pers dan Etika Jurnalistik

Next Post
Atmakusumah Astraatmadja

Atmakusumah, Inspirasi Kebebasan Pers dan Etika Jurnalistik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

zunub saat puasa

Mandi Junub Setelah Imsak, Bagaimana Hukum Puasanya?

7 Maret 2025 | 10:51
Akun Instagram Kejagung Diretas, Muncul Promosi Judi Kasino

Gaji & Tunjangan Jaksa Bakal Dievaluasi, Komjak: Demi Integritas!

27 Januari 2026 | 19:00
Menurut Hakam kembali, CSED menilai kesepakatan ART kurang mempertimbangkan posisi industri halal dan ekonomi syariah Indonesia yang saat ini masih berada pada tahap awal pengembangan (infant industry). Padahal, Indonesia menargetkan diri sebagai pusat ekonomi syariah global pada 2029.

Pemerintah Diminta Tak Korbankan Produk Halal Dalam Perjanjian Internasional

22 Februari 2026 | 14:05
Profil Siti Sarah, Istri Pertama Nabi Ibrahim AS

Profil Siti Sarah, Istri Pertama Nabi Ibrahim AS

11 Februari 2025 | 18:19
Mengenal Apa Itu Maqam Ibrahim

Mengenal Apa Itu Maqam Ibrahim

12 Februari 2025 | 17:07
Hadits Rasullulah tentang 7 Lapis Bumi Terbukti Oleh Sains

Hadits Rasullulah tentang 7 Lapis Bumi Terbukti Oleh Sains

31 Agustus 2023 | 13:13
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved