Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Selat Gibraltar: Pertemuan Dua Lautan yang Menakjubkan

by Teguh Imam Suyudi
18 Agustus 2025 | 13:00
in Humaniora
selat-gibraltar-dan-mukjizat-alquran

Selat Gibraltar (Gambar: Wikipedia)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Selat Gibraltar adalah salah satu fenomena alam paling unik di dunia. Selat yang dalam bahasa Spanyol disebut Estrecho de Gibraltar ini menghubungkan Samudra Atlantik dan Laut Mediterania. Keajaibannya, kedua lautan tersebut bertemu namun tidak bercampur, meski sama-sama terdiri dari air laut.

Fenomena ini membuat Selat Gibraltar tampak memiliki garis lurus pemisah yang membatasi warna air keduanya. Dari udara, perbedaan itu terlihat jelas: satu sisi berwarna biru gelap, sementara sisi lainnya berwarna biru terang.

Penjelasan Ilmiah Selat Gibraltar

Banyak orang bertanya-tanya, mengapa air laut yang bertemu tidak bercampur? Menurut penelitian para ahli, fenomena ini terjadi karena adanya perbedaan:

  • Suhu air
  • Kadar garam
  • Kerapatan air laut

Faktor-faktor ini menimbulkan tegangan permukaan yang mencegah kedua lautan menyatu. Akibatnya, meski berdampingan, air dari Samudra Atlantik dan Laut Mediterania tetap bisa dibedakan.

Mukjizat Al-Qur’an tentang Dua Lautan

Yang menakjubkan, fenomena ini sudah disebutkan dalam Al-Qur’an jauh sebelum ditemukan ilmu fisika modern. Dalam surah Ar-Rahman ayat 19-20, Allah berfirman:

“Dia (Allah) membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.”

Selain itu, dalam QS Al-Furqan ayat 53, Allah juga menjelaskan adanya batas antara air tawar dan air asin yang tidak bercampur. Ayat-ayat ini menjadi bukti kebesaran Allah dan keajaiban Al-Qur’an yang selaras dengan temuan ilmiah modern.

Sejarah Nama Gibraltar

Nama Gibraltar berasal dari bahasa Arab, yakni Jabal Thariq (Gunung Thariq). Nama ini merujuk pada Thariq bin Ziyad, seorang jenderal Muslim yang terkenal. Pada tahun 711 M, ia memimpin sekitar 12 ribu pasukan Arab menyeberangi Selat Gibraltar untuk menaklukkan Andalusia (Spanyol).

READ  Konsumsi 2 Cangkir Kopi atau Teh per Hari Bisa Lindungi Otak dari Demensia

Dengan strategi cerdas, Thariq berhasil menundukkan Spanyol yang saat itu lemah di bawah Raja Roderic. Dari situlah Islam berkembang di Eropa Barat dan meninggalkan jejak sejarah yang mendalam.

FAQ tentang Selat Gibraltar dan Mukjizat Al-Qur’an

1. Mengapa air laut di Selat Gibraltar tidak bercampur?
Karena adanya perbedaan suhu, kadar garam, dan kerapatan air. Faktor ini menimbulkan tegangan permukaan yang membuat kedua lautan tidak menyatu meski berdampingan.

2. Laut apa saja yang bertemu di Selat Gibraltar?
Selat Gibraltar menghubungkan Samudra Atlantik dengan Laut Mediterania.

3. Apa yang disebutkan Al-Qur’an tentang fenomena ini?
Dalam surah Ar-Rahman ayat 19-20 dan Al-Furqan ayat 53, Allah menyebutkan adanya dua laut yang bertemu namun tidak bercampur karena ada batas yang memisahkan keduanya.

4. Apa arti nama Gibraltar?
Gibraltar berasal dari bahasa Arab Jabal Thariq (Gunung Thariq), merujuk pada Thariq bin Ziyad, jenderal Muslim yang menaklukkan Spanyol pada tahun 711 M.

5. Mengapa fenomena Selat Gibraltar dianggap mukjizat Al-Qur’an?
Karena penjelasan tentang dua laut yang tidak bercampur sudah tertulis dalam Al-Qur’an sejak 14 abad lalu, jauh sebelum sains modern membuktikannya.

Tags: Dua lautan tidak bercampurKeajaiban alam dalam AlquranMukjizat AlquranSamudra Atlantik dan Laut MediteraniaSelat Gibraltar
Previous Post

Warga Padati Monas untuk Rayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80

Next Post

Target Pajak 2026 Dinilai Terlalu Tinggi, Risiko Pungutan Agresif Mengintai

Next Post
Gedung Ditjen Pajak

Target Pajak 2026 Dinilai Terlalu Tinggi, Risiko Pungutan Agresif Mengintai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
Menurut Perry kembali, DIGDAYA x Hackathon 2026 diikuti oleh 1.300 peserta yang berasal dari mahasiswa dari berbagai universitas, pesantren, komunitas digital dan inovasi, dan pelaku usaha jasa keuangan.

OJK dan BI Buka Registrasi Kompetisi Hackathon 2026 Bagi Professional dan Mahasiswa, Batas Akhir 27 Maret 2026

24 Februari 2026 | 11:20
restrukturisasi-keuangan-kimia-farma-apotek

Kimia Farma Apotek Merestrukturisasi Keuangan untuk Perkuat Layanan Kesehatan Nasional

18 Desember 2025 | 18:00
Kemnaker Luncurkan “Lapor Menaker” untuk Perkuat Transparansi Pengaduan Ketenagakerjaan

Menaker Pastikan THR Ojol Segera Diumumkan Usai Koordinasi Lintas Kementerian

25 Februari 2026 | 13:08
Menurut Franoto, rangkaian tersebut beroperasi pada KA 7039 Tambahan Lempuyangan–Pasarsenen, berangkat pukul 06.00 WIB dan tiba pukul 13.56 WIB, serta KA 7040 Tambahan Pasarsenen–Lempuyangan, berangkat pukul 15.25 WIB dan tiba pukul 22.57 WIB. Sarana tersebut merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi AC package generasi sebelumnya yang dikerjakan Insan Balai Yasa Manggarai.

Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Mulai Dijual Hari Ini

25 Februari 2026 | 11:02
BAZNAS

Heboh Isu Zakat untuk MBG, Baznas RI Bongkar Fakta Sebenarnya!

25 Februari 2026 | 10:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved