Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Geger Aksi Saling Cium Kening Antar Maba di Unsri, Ini Kata Kemdiktisaintek

by Teguh Imam Suyudi
25 September 2025 | 13:00
in Humaniora
kemdiktisaintek-minta-kampus-serius-bina-maba-usai-kasus-unsri

Ilustrasi Mahasiswa (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Seluruh perguruan tinggi di Indonesia diminta lebih serius dan sistematis dalam membina mahasiswa baru. Imbauan ini dikeluarkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyusul viralnya video berisi aksi saling cium kening antar mahasiswa dalam kegiatan yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (Himateta) Universitas Sriwijaya (Unsri), Palembang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Togar M. Simatupang, menegaskan bahwa pembinaan mahasiswa baru (maba) tidak boleh dianggap enteng. Ia meminta agar proses tersebut direncanakan dan dikendalikan dengan baik untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

“Hal ini menjadi keprihatinan bersama. Setiap insan dan lembaga terlibat harus akuntabel untuk menjamin ruang kampus yang aman dan inklusif,” pinta Togar, dikutip dari pemberitaan media nasional, 25/09/2025.

Togar mengaku pihaknya telah menerima laporan resmi dari Rektor Unsri mengenai kasus tersebut. Laporan itu mencakup langkah-langkah penanganan dan tindak lanjut penegakan aturan yang telah diambil oleh universitas.

Unsri Bentuk Tim Investigasi dan Bekukan Himateta

Menanggapi viralnya video tersebut, Universitas Sriwijaya telah bergerak cepat. Sekretaris Unsri, Prof. Alfitri, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah membentuk tim investigasi khusus untuk menangani kasus ini.

Langkah ini diambil sesuai dengan Surat Edaran (SE) Rektor Nomor 0003/UN9/SE.BAK.KM/2025 tentang Ketentuan Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Unsri Tahun Akademik 2025/2026.

“Kami mengingatkan mahasiswa baru Unsri agar tidak melayani ajakan dari pihak manapun untuk melakukan pelanggaran terhadap aturan, berupa tindak kekerasan, perpeloncoan, perundungan, pelecehan seksual, dan intoleransi. Jika terjadi pelanggaran, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Prof. Alfitri di Palembang, Selasa (23/9/2025).

Tindakan tegas pun telah dijalankan. Pimpinan Fakultas Pertanian Unsri telah memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang bertanggung jawab, termasuk Ketua dan Wakil Ketua Himateta, Ketua Angkatan 2023, serta seluruh panitia pelaksana kegiatan. Sanksi interim yang dijatuhkan adalah pembekuan kegiatan Himateta untuk jangka waktu satu tahun ke depan.

READ  Puasa Qadha atau Syawal Dulu? Ini Jawaban yang Tepat!

Satgas PPKPT Unsri Akan Usut Tuntas Pelaku Perundungan

Langkah penanganan tidak berhenti sampai di situ. Prof. Alfitri menyatakan bahwa Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Unsri akan segera turun tangan. Tugas satgas ini adalah melakukan investigasi mendalam untuk mengidentifikasi dan memberikan sanksi kepada para pelaku yang diduga melakukan tindakan perundungan (bullying) dalam insiden tersebut.

Keberadaan Satgas PPKPT di setiap perguruan tinggi merupakan amanat dari Permendikbudristek No. 45 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi. Kejadian di Unsri ini menjadi ujian nyata bagi efektivitas satgas tersebut dalam menciptakan iklim kampus yang bebas dari segala bentuk kekerasan.

Tags: AntiPerundunganHimatetaKampusMerdekaKemdiktisaintekMahasiswaBaruPendidikanTinggiPKKMBUnsri
Previous Post

Kualitas PNS Indonesia Nomer 2 di Asean

Next Post

Wisatawan Indonesia Pilih Destinasi Liburan karena Daya Tarik Kulinernya

Next Post
Dicatat juga, sebanyak 96 persen wisatawan pecinta kuliner di Indonesia mengaku mengubah pola masak dan makan mereka saat bepergian. Dari angka tersebut, sebanyak 91 persen berbelanja di pasar lokal, 21 persen memasak hidangan lokal, 30 persen mencoba peralatan baru, dan 19 persen bereksperimen dengan resep baru.

Wisatawan Indonesia Pilih Destinasi Liburan karena Daya Tarik Kulinernya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Perayaan Tradisi Imlek: Memahami Awal Mula dan Maknanya di Negeri China

Perayaan Tradisi Imlek: Memahami Awal Mula dan Maknanya di Negeri China

9 Februari 2024 | 10:00
Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
Akun Instagram Kejagung Diretas, Muncul Promosi Judi Kasino

Gaji & Tunjangan Jaksa Bakal Dievaluasi, Komjak: Demi Integritas!

27 Januari 2026 | 19:00
Awal Ramadhan 2026

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 2026 Jatuh Pada Rabu Legi, 18 Februari 2026 Masehi

27 September 2025 | 09:00
Menurut Ara, anggaran tersebut nantinya akan menjangkau pembangunan 790.000 unit rumah yang bakal disalurkan pada program tersebut. Khusus untuk program BSPS, rencananya proyek tersebut akan dimulai pada akhir Maret 2026.

Pemerintah di Tahun 2026 Alokasikan Rp 58 Triliun untuk Bangun 790.000 Rumah

12 Februari 2026 | 14:54
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved