Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Ombudsman Ungkap 4 Potensi Maladministrasi Program MBG

by Abdullah Suntani
1 Oktober 2025 | 10:08
in Nasional
SD lengkog gudang

Foto: Ilustrasi/Kumparan

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Ombudsman RI menemukan empat potensi maladministrasi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, mengatakan penyimpangan itu meliputi keterlambatan honorarium staf, konflik kepentingan politik, lemahnya penerapan SOP, hingga pengadaan bahan makanan yang tidak sesuai.

“Di Bogor misalnya, staf inti SPPG seperti ahli gizi dan akuntan dijanjikan honorarium sebesar Rp 5 juta per bulan. Namun realisasinya baru cair setelah 3 bulan sehingga berpengaruh pada motivasi kerja,” kata Yeka dalam konferensi pers di Kantor Ombudsman RI, Selasa (30/9/2025).

Keluhan serupa juga terjadi di Garut dan Bandung Barat. Relawan yang rata-rata berjumlah 50 orang per SPPG merasa beban kerja dari dapur hingga distribusi tidak sebanding dengan kompensasi yang diterima. Di Belitung, guru bahkan harus mengatur distribusi makanan tanpa insentif maupun fasilitas memadai.

Maladministrasi lain yang ditemukan adalah afiliasi yayasan penyelenggara dengan jejaring politik, lemahnya kompetensi dapur dalam penerapan SOP penyimpanan, hingga penyimpangan pengadaan bahan makanan.

“Seperti kasus di Bogor ketika beras medium dengan kadar patah lebih dari 15% diterima meskipun kontrak menyebut beras premium, serta temuan distribusi sayuran busuk dan lauk yang tidak lengkap di sejumlah daerah,” ungkap Yeka.

Ombudsman merekomendasikan agar Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat sistem koordinasi dengan BPOM, Dinas Kesehatan, serta pemerintah daerah. Evaluasi rutin juga diperlukan, termasuk penghentian sementara SPPG yang menyebabkan gangguan kesehatan, serta pembinaan bagi yang belum beroperasi.

Selain itu, partisipasi publik dinilai penting dengan melibatkan lembaga independen serta penggunaan dashboard digital real-time untuk memantau kepatuhan SOP dan kualitas distribusi.

READ  Sebelum Kabinet Prabowo, Indonesia Punya Hampir 9 Ribu Peraturan Menteri
Tags: Maladministrasi MBGOmbudsman RI
Previous Post

Cikande Jadi Sorotan, Apa Itu Radiasi Cesium-137?

Next Post

Erick Thohir Klaim MotoGP Mandalika Dongkrak Ekonomi RI hingga Rp 4,8 Triliun

Next Post
Erick Thohir jadi menko marves

Erick Thohir Klaim MotoGP Mandalika Dongkrak Ekonomi RI hingga Rp 4,8 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Diklat Dakwah Albaqo-IKAMAH 2026 Resmi Digelar, Libatkan 150 Peserta

Diklat Dakwah Albaqo-IKAMAH 2026 Resmi Digelar, Libatkan 150 Peserta

26 Februari 2026 | 13:25
Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
daur-ulang-plastik-sosoft

Buang Kemasan Deterjen Bisa Dapat Poin! Gerakan #AlamiSoSoftUntukBumi Ajak Warga Daur Ulang Plastik

24 Februari 2026 | 18:00
restrukturisasi-keuangan-kimia-farma-apotek

Kimia Farma Apotek Merestrukturisasi Keuangan untuk Perkuat Layanan Kesehatan Nasional

18 Desember 2025 | 18:00
Silsilah Nabi Ibrahim AS

Silsilah Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:48
Menurut Perry kembali, DIGDAYA x Hackathon 2026 diikuti oleh 1.300 peserta yang berasal dari mahasiswa dari berbagai universitas, pesantren, komunitas digital dan inovasi, dan pelaku usaha jasa keuangan.

OJK dan BI Buka Registrasi Kompetisi Hackathon 2026 Bagi Professional dan Mahasiswa, Batas Akhir 27 Maret 2026

24 Februari 2026 | 11:20
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved