Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Ransomware di Indonesia Makin Tertarget, Serangan Kini Gunakan Teknologi AI

by Teguh Imam Suyudi
13 Oktober 2025 | 18:00
in Tekno
ransomware-indonesia-tertarget-dan-didukung-teknologi-ai

Ilustrasi Hacker (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Serangan ransomware terhadap bisnis di Indonesia semakin canggih dan tertarget. Laporan terbaru perusahaan keamanan siber global Kaspersky menunjukkan, pada paruh pertama tahun 2025 sebanyak 0,25 persen pengguna bisnis di Indonesia menjadi korban serangan ransomware, naik tipis dari 0,23 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Meski persentase itu tampak kecil, Kaspersky menegaskan bahwa tren ini mengindikasikan perubahan strategi para pelaku ransomware. Mereka kini tidak lagi menebar serangan secara acak, melainkan fokus pada organisasi bernilai tinggi yang berpotensi memberikan keuntungan besar.

“Penyerang kini memilih kualitas dibanding kuantitas. Mereka menargetkan entitas dengan aset digital besar dan kemampuan membayar tebusan tinggi,” tulis laporan Kaspersky, Senin (13/10/2025).

Tren di Asia Tenggara

Dalam laporan yang sama, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat serangan ransomware tertinggi di Asia Tenggara. Sementara itu, beberapa negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia justru mengalami penurunan signifikan.

Secara keseluruhan, tingkat infeksi ransomware di kawasan Asia Tenggara turun dari 0,29 persen pada 2024 menjadi 0,25 persen di 2025.

Kaspersky juga mencatat lima keluarga ransomware yang paling aktif menyerang bisnis di kawasan ini, yaitu Trojan-Ransom.Win32.Wanna, Trojan-Ransom.Win32.Gen, Trojan-Ransom.Win32.Crypmod, Trojan-Ransom.Win32.Crypren, dan Trojan-Ransom.Win32.Encoder.

Jenis ransomware ini umumnya mengenkripsi atau memblokir data korban, lalu meminta tebusan agar akses dapat dipulihkan.

Serangan Berbasis AI

Sepanjang 2024, organisasi di Indonesia menghadapi rata-rata 157 upaya serangan ransomware per hari, dengan total 57.554 serangan yang berhasil diblokir oleh sistem Kaspersky.

Namun, yang menjadi perhatian utama adalah munculnya kelompok ransomware berbasis kecerdasan buatan (AI), seperti FunkSec. Kelompok ini menggunakan kode yang dihasilkan AI untuk mempercepat pembuatan malware serta memperluas jangkauan serangan ke sektor-sektor vital seperti pemerintahan, keuangan, teknologi, dan pendidikan.

READ  Solusi Kaspersky Standard Raih Penghargaan ‘Product of the Year’ dari AV-Comparatives

“Munculnya kelompok ransomware berbasis AI seperti FunkSec merupakan sinyal jelas tentang perubahan besar di lanskap ancaman siber Indonesia,” kata Defi Nofitra, Country Manager Kaspersky Indonesia.

Menurut Defi, Indonesia kini memasuki era ransomware 3.0, di mana serangan menjadi lebih cepat, lebih canggih, dan sulit diprediksi. Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan terhadap ancaman digital kini harus menjadi bagian dari strategi inti bisnis, bukan sekadar biaya tambahan.

Langkah Perlindungan

Kaspersky menyarankan organisasi untuk memperkuat pertahanan siber melalui beberapa langkah penting, seperti:

  • Mengaktifkan perlindungan ransomware di seluruh perangkat.
  • Memperbarui perangkat lunak secara berkala.
  • Menyiapkan cadangan data offline yang aman.
  • Menggunakan solusi keamanan tingkat lanjut seperti anti-APT, EDR, dan XDR.
  • Memanfaatkan intelijen ancaman (threat intelligence) terbaru guna memahami taktik pelaku.

Kaspersky menegaskan, di tengah meningkatnya ancaman siber berbasis AI, perusahaan harus menganggap keamanan digital sebagai investasi strategis untuk menjaga keberlanjutan bisnis di era ekonomi digital.

Tags: KasperskyRansomware
Previous Post

OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Pergadaian 2025-2030

Next Post

Enaknya Hidup Sehat! Entrasol Multigrain Oatmeal Gandeng Hong Tang Hadirkan Dessert Bernutrisi untuk Anak Muda

Next Post
enaknya-hidup-sehat-entrasol-multigrain-oatmeal-x-hong-tang

Enaknya Hidup Sehat! Entrasol Multigrain Oatmeal Gandeng Hong Tang Hadirkan Dessert Bernutrisi untuk Anak Muda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Perayaan Tradisi Imlek: Memahami Awal Mula dan Maknanya di Negeri China

Perayaan Tradisi Imlek: Memahami Awal Mula dan Maknanya di Negeri China

9 Februari 2024 | 10:00
Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
Akun Instagram Kejagung Diretas, Muncul Promosi Judi Kasino

Gaji & Tunjangan Jaksa Bakal Dievaluasi, Komjak: Demi Integritas!

27 Januari 2026 | 19:00
Awal Ramadhan 2026

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 2026 Jatuh Pada Rabu Legi, 18 Februari 2026 Masehi

27 September 2025 | 09:00
Menurut Ara, anggaran tersebut nantinya akan menjangkau pembangunan 790.000 unit rumah yang bakal disalurkan pada program tersebut. Khusus untuk program BSPS, rencananya proyek tersebut akan dimulai pada akhir Maret 2026.

Pemerintah di Tahun 2026 Alokasikan Rp 58 Triliun untuk Bangun 790.000 Rumah

12 Februari 2026 | 14:54
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved